Jadi Tuan Rumah Ajang O2SN, Kota Cirebon Ditargetkan Juara Umum

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DEJABAR.ID, CIREBON – Sebanyak ribuan atlet usia SD dan SMP yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, mengikuti ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), yang dilangsungkan dari tanggal 12 hingga 15 Juli 2019, di Kota Cirebon.

Adapun pembukaannya sendiri dilakukan di GOR Bima Kota Cirebon, pada Jumat (12/7/2019) sore. Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan gong yang dilakuan oleh Walikota Cirebon.

Para peserta yang berjumlah 1500an orang ini, berasal dari 27 daerah kota dan kabupaten di Jawa Barat. Mereka terdiri dari para atlet, pelatih, dan official, yang akan bertanding di beberapa cabang olahraga. Untuk tingkat SD, ada enam cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu atletik, renang, karate, senam, bulu tangkis, dan pencak silat.

Sedangkan untuk tingkat SMP, hanya lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni atletik, karate, senam, bulu tangkis, dan pencak silat. Cabang-cabang olahraga tersebut dilaksanakan di beberapa venue yang tersebar di Kota Cirebon.

Menurut Penanggung Jawab Panitia Lokal O2SN, Raden Agus Setiadiningrat, ajang olahraga ini berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan di Kota Cirebon. Karena itu, dirinya berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, karena sudah mempercayakan Kota Cirebon sebagai tuan rumah pelaksanaan O2SN tahun ini.

“Kami berusaha memediasi dan memfasilitasi, sehingga kegiatan bisa berjalan lancar,” jelasnya yang juga menjabat sebagai Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon.

Sedangkan menurut Walikota Cirebon, Nasrudin Azis, sebagai tuan rumah, dirinya ingin agar para atlet Kota Cirebon bisa menjadi juara umum. Karena itu, dirinya ingin agar para pelatih mempunyai tanggung jawab penuh terhadap atletnya supaya mereka bisa semaksimal mungkin dalam memenangkan pertandingan.

“Persiapan kita jauh lebih matang, karena kita lebih menguasai kondisi venue dan tempat pertandingan, karena susah terbiasa,” pungkasnya.(Jfr)

Related Posts

Leave a Comment