Pasca Putusan Pengadilan Negeri Terkait Sengketa Pileg 2019, KPU Kabupaten Tasik Panggil Pimpinan Partai Gerindra

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DEJABAR.ID, TASIKMALAYA – Sengketa Pileg 2019 di Kabupaten Tasikmalaya kini menemui babak baru. KPU Kabupaten Tasikmalaya mengundang pimpinan partai Gerindra dalam rapat koordinasi yang akan dilaksanakan besok Senin (15/07/2010).

Undangan tersebut dilayangkan pasca putusan Pengadilan Negeri (PN) Tasikmalaya, atas pelanggaran pidana pemilu terhadap calon legislatif (caleg) dari dapil 7 Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu, KPU Kabupaten Tasikmalaya juga merujuk kepada surat KPU RI nomor 1019/PY.01.1-SD/06/KPU/VII/2019 tentang petunjuk dan arahan terkait calon tidak memenuhi syarat tertanggal 12 Juli 2019. 

Dalam surat tersebut tepatnya poin tiga disebutkan, calon anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Gerindra nomor urut 3 daerah pemilihan Tasikmalaya 7 atas nama Agung Nugraha, SE yang telah terbukti dan secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemilu terkait politik uang berdasarkan putusan PN Tasikmalaya nomor 170/Pid.Sus/2019/PN Tsm tertanggal 26 Juni 2019, tidak dapat ditetapkan sebagai calon terpilih. 

“Kita akan melaksanakan rapat koordinasi dengan Pimpinan Partai Gerindra, salah satu agendanya untuk membahas terkait surat dari KPU RI tadi termasuk surat edaran KPU RI nomor 939/PL.01.9.SD/06/KPU/VI/2019 mengenai persiapan, perhitungan perolehan kursi dan penetapan calon anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin melalui Divisi Hukum dan Pengawasan, Fahrudin, Minggu (14/07/2019).

Fahrudin melanjutkan, sebagai pengganti dari caleg Agung Nugraha yang sudah diputus pengadilan dengan ketetapan yang sah (inkracht) adalah caleg dari partai dan daerah pemilihan yang sama sesuai mekanisme, dan berdasarkan  Undang-Undang Pemilu. 

“Ya penggantinya  adalah caleg dengan raihan suara pemilu di bawah suara Agung,” tandasnya. (Ian)

Related Posts

Leave a Comment