Pramono Anung Bantah Presiden Jokowi Bertemu Audrey Yu di KTT G20

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DEJABAR.ID – Sekretaris Kabinet Pramono Anung membantah Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan khusus dengan Audrey Yu saat KTT G20 di Osaka, Jepang beberapa waktu lalu.

Pramono juga membantah Audrey ditawari masuk ke Badan Kajian Penerapan Teknologi (BPPT).

“Tidak pernah ada pertemuan (Audrey Yu) dengan Presiden,” kata Pramono.

Dalam informasi yang beredar viral di media sosial, disebutkan bahwa Audrey merupakan perempuan jenius asal Surabaya yang lulus SMA dalam usia muda lalu kuliah di luar negeri. Kabar itu menyebutkan pula Audrey Yu bekerja di NASA dengan gaji Rp 200 juta per bulan.

Audrey Yu disebut tulisan yang viral tersebut, bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat KTT G20 di Jepang lalu ditawari pekerjaan di BPPT. Audrey Yu disebut lalu langsung menyambut tawaran Jokowi tanpa bertanya mengenai gaji.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga menyatakan tak pernah ada pertemuan Presiden dengan Audrey Yu di KTT G20.

“Sepanjang pengetahuan saya waktu Presiden sangat terbatas selama G20 dan penuh dengan acara resmi G20,” kata Menlu.

Sementara itu Bentang Pustaka, penerbit yang menerbitkan dua buku Audrey, juga memastikan kabar Audrey bertemu Jokowi dan ditawari masuk BPPT tidak benar. Bentang Pustaka telah mengklarifikasi kabar itu langsung ke keluarga Audrey. Percakapan dengan orang tua Audrey yang kemudian diunggah di akun resmi Bentang Pustaka.

“Siang ini kami mendapatkan klarifikasi langsung dari orang tua #Audrey terkait berita tersebut. Sudah jelas bahwa berita yang ramai dibahas itu hoaks,” tulis akun Bentang Pustaka, Selasa (8/7/2019).

Berikut bunyi klarifikasi dari keluarga Audrey seperti yang diunggah akun Bentang Pustaka:

Dengan hormat

Bersama ini, saya Budi Loekito (Orang Tua nya Audrey) bermaksud memberikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Audrey tidak pernah ketemu dengan bpk. Presiden Jokowi

2. Audrey Tidak pernah bekerja di NASA

3. Audrey masih S1 dan sedang mengambil S2/S3 di Amerika

Semoga penjelasan diatas bisa menjernihkan berita yang beredar saat ini

Meski kabar bekerja di NASA dan bertemu Jokowi dipastikan hoaks, kejeniusan Audrey dibenarkan oleh Bentang Pustaka. Dua buku Audrey yang diterbitkan oleh penerbit tersebut yaitu Yellow Mellow Drama (2014) dan Mencari Sila Kelima (2016).

“Meskipun partisipasi #Audrey di NASA dan tawaran pekerjaan di BPPT itu hoax, tetapi kejeniusannya merupakan sebuah kebenaran. #Audrey yang bernama lengkap Audrey Yu Jia Hui ini merupakan perempuan keturunan Tionghoa yang dinobatkan sebagai satu dari 72 duta prestasi Indonesia dalam pagelaran Festival Prestasi Indonesia,” tulis akun Bentang Pustaka.

Related Posts

Leave a Comment