DEJABAR.ID, CIREBON – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon semakin membuat inovasi-inovasi demi memudahkan masyarakat dalam mendapatkan kemudahan pelayanan, dan mewujudkan pembangunan Zona Integrasi menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2019. Salah satunya adalah dengan Program Imigrasi Masuk Desa untuk pengambilan biometrik dalam pembuatan paspor.
Program ini merupakan salah satu inovasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon di Kota Cirebon, dengan moto “Menghadirkan layanan keimigrasian kepada masyarakat”. Sehingga, masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan keimigrasian.
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon, Muhammad Tito, program ini akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kota Cirebon. Sesuai dengan konsep Nawa Cita, program ini akan menyentuh masyarakat secara langsung dengan mendatangi pemohon, agar pemohon yang jaraknya jauh dari kantor imigrasi bisa memanfaatkan fasilitas ini.
“Masyarakat yang alamatnya jauh dari kantor kami, bisa memanfaatkan program ini,” jelasnya saat pembukaan Program Imigrasi Masuk Desa di Kantor Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon, Selasa (7/5/2019).
Sedangkan menurut Walikota Cirebon Nasrudin Aziz, reformasi pelayanan pemerintah sudah sangat berkembang cepat, sehingga mempermudah masyarakat dan dirasakan oleh seluruh komponen masyarakat, baik dari bawah dan menengah. Salah satunya yakni dengan adanya Imigrasi Masuk Desa, pelayanan jemput bola oleh Imigrasi merupakan sebuah terobosan yang sangat mempermudah masyarakat khususnya masyarakat Kota Cirebon.
“Dengan adanya Imigrasi Masuk Desa, kami masyarakat kota Cirebon sangat berterima kasih atas pelayanannya,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply