Press ESC to close

Budayawan Cirebon Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni dan Budaya

  • April 3, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON – Seni budaya sangat peduli terhadap lingkungan sekitar. Sebagai bukti, orang zaman dulu selalu memberikan sebuah nama desa dan tempat tinggal dengan nama pohon, sungai, ataupun gunung. Contohnya seperti Gunung Sari, Gunung Jati, Kedawung, Kali Tanjung, Kali Jaga, serta masih banyak lainnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh budayawan Cirebon, Ipul Azka, saat rapat persiapan Goes to Gelar Seni dan Budaya IX “Peka Nari Lestari” di Kampus UNTAG, Kota Cirebon, Selasa (2/4/2019) malam.
“Seni dan budaya kita pada zaman dulu sudah sangat peduli dengan lingkungan,” jelasnya.
Menurutnya, nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur bukan hanya sekedar untuk dinikmati, tetapi juga harus ada generasi penerus, agar pesan yang disampaikan dari nenek moyang bisa sampai ke anak cucu nanti.
Namun sayangnya, lanjutnya, di tengah perkembangan zaman sekarang, mulai mengikis nilai-nilai budaya di generasi muda ini. Meskipun begitu, berbagai element masyarakat khususnya mahasiswa, masih berupaya melestarikan budaya masyarakat lewat kreasi seni budaya.
“Ini untuk mengingatkan kepada kaum milenial agar peduli pada nilai budaya leluhur dengan mengambil tema kontribusi seni dan budaya terhadap lingkungan,” tuturnya.
Untuk itu, tambahnya, dengan diadakan banyaknya kegiatan pentas seni budaya berbau kearifan lokal, diharapkan generasi muda tidak mudah menjadi manusia instan, sehingga melupakan warisan dan pesan moral yang terkandung dalam seni budaya.
“Mari menjaga nilai budaya agar sampai ke anak cucu nanti,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *