Grebeg Pasar UMKM Go Online, 14 Hari Bisa Menjaring 2000 UMKM

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DEJABAR.ID, CIREBON – Sebagai bagian dari upaya memberikan pelatihan online kepada para UMKM maupun pedagang di pasar-pasar tradisional, sebanyak 25 orang relawan akan diterjunkan untuk bertugas sebagai canvasser atau trainer.

Mereka akan mendatangi 6 pasar di Kota Cirebon, yang bertugas untuk mengajari pedagang berjualan secara online. Pelatihan tersebut dilakukan hingga 14 hari, yakni tanggal 12 Agustus 2019, dengan target bisa menjaring sekitar 2000 UMKM.

Menurut Kabid Statistik, Sektoral, dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, TM Maulana, pelatihan kali ini berbeda dengan di tahun-tahun sebelumnya, yakni di mana para pedagang diundang untuk melakukan pelatihan. Dan untuk tahun 2019 ini, para canvasser akan mendatangi langsung kepada pedagang untuk memberikan pelatihan online, sehingga para pedagang tidak perlu meninggalkan lapak jualan mereka.

“Bahkan hingga pembuatan email pun menurut Maulana juga akan dibuatkan,” jelasnya usai kegiatan Training of Trainer Grebeg Pasar UMKM Go Online Kota Cirebon dalam rangka Pengembangan ekonomi Digital di Indonesia, di Balai Kota Cirebon, Senin (29/7/2019).

Adapun pasar yang dijadikan sasaran pelatihan ini adalah sebanyak 6 pasar, yakni Pasar Kanoman, Pasar Pagi, Pasar Jagasatru, Pasar Perumnas, Pasar Drajat, dan Pasar Harjamukti. Target awal pelatihan ini adalah pedagang-pedagang yang berjualan bahan kering, seperti kerupuk udang, terasi, dan lainnya.

“Jika barang tersebut bisa dipacking, maka akan bisa dijadikan sebagai produk jualan online,” tuturnya.

Adapun jumlah target sebanyak 2000 UMKM tersebut, menurut Maulana, merupakan tahap awal pelaksanaan grebeg pasar ini. Karena sebenarnya, berdasarkan data dari Perumda Pasar Berintan, ada sekitar 9000 UMKM yang ada di 10 pasar rakyat di Kota Cirebon.

“Target ke depannya, pedagang di semua pasar tersebut bisa melek teknologi dan mulai melakukan penjualan secara digital atau online,” pungkasnya.(Jfr)

Related posts

Leave a Comment