DEJABAR.ID, TASIKMALAYA-Asep Hidayat, warga Kampung Cidadap RT 04/01 Desa Cidadap Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya terindikasi kuat turut jadi korban bencana tsunami di Selat Sunda Sabtu (22/12/2018). Jasad korban hingga kini belum ditemukan.
Menurut informasi yang dihimpun, Asep Hidayat bersama 40 rekan kerjanya dari RSUD Tarakan Jakarta saat terjadi bencana tsunami tengah mengisi liburan di obyek wisata Pantai Anyer, Kab. Pandeglang. Rombongan menginap di Hotel Stevani.
Kades Cidadap, Nana Sujana, membenarkan salah satu warganya yang bekerja di RSUD Tarakan turut menjadi korban. Ia menuturkan, dari informasi yang didapat, sampai saat ini korban belum ditemukan bersama sejumlah rekan kerja lainnya.
Untuk memastikan kondisi korban, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan selanjutnya turut mendampingi ke Kabupaten Pandeglang.
“Kami berharap semoga segera ada titik terang terkait nasib warga kami tersebut, selanjutnya kami juga telah menugaskan sejumlah perangkat desa untuk mendampingi keluarga yang saat ini telah di Pandeglang,” jelas Nana, Senin, (24/12/2018).
Sementara kapolsek Karangnunggal, Kompol Kusna Dzefridja, mengungkapkan, pihaknya telah menindaklanjuti informasi adanya korban bencana tsunami Selat Sunda yang berasal dari Desa Cidadap langsung ke keluarganya yang dibenarkan oleh pihak keluarga.
Dan lebih lanjut, Polsek Karangnunggal langsung berkoordinasi baik dengan Pemdes Cidadap dan instansi terkait untuk mengambil langkah selanjutnya, termasuk membantu pihak keluarga menuju ke lokasi bencana di Kabupaten Pandeglang.
“Kami masih akan terus berkomunikasi dengan keluarga dan aparatur desa yang mendampingi mereka terkait perkembanganya,” tandasnya.(Ian)
Leave a Reply