DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Reaktivasi jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran sudah dicanangkan ditahun 2019 ini, namun pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menunggu kepastian dari Pusat.
Meski reaktivas sudah di canangkan tahun ini, warga yang menempati jalur rel KA Banjar – Pangandaran-Cijulang (Banci) masih menempati lahan dan siap pindah jika sudah dimulai.
Saat dihubungi reporter Dejabar.id melalui sambungan telefon selulernya, Humas PT KAI Joni Martinus menjelaskan PT KAI belum memulai reaktivasi hingga ada instruksi lanjut.
“Nanti kita informasikan lebih lanjut kalau sudah ada kepastian dari Pusat. Tapi kemungkinan besar tahun ini bisa mulai proses reaktivasi,” ujarnya, Senin (21/01/2019).
“Sementara itu untuk jumlah rumah yang menempati jalur rel masih belum diverifikasi karena belum melakukan mapping jalur,” tambahnya.
Sementara itu salah seorang warga Cijulang yang menempati jalur KA Banci, Didin (38) menegaskan dirinya sudah siap pindah kapanpun jika tanah sudah diperlukan oleh PT KAI.
“Ya kan sebelum menempati jalur, kita ada perjanjian terlebih dahulu, saya siap pindah meski tanpa ada uang penggantian,” katanya.
Setiap tahun, Didin mengaku secara berkala selalu membayar uang sewa sebesar Rp250 ribu pertahunnya kepada PT KAI dari sejak puluhan tahun lalu saat pertamakali menempati lahan.
“Biayanya sih Variatif dari mulai dulu Rp 75 ribu, hingga sekarang saya membayar Rp250 ribu, dan itu langsung diambil oleh petugas ke rumah,” pungkasnya.(dry)
Leave a Reply