Press ESC to close

Begini Simulasi Penanganan Demonstrasi Ricuh di KPU Majalengka

  • February 8, 2019

DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Ratusan warga Majalengka protes hasil penghitungan di Pemilu 2019. Mereka melakukan unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka.
Para pengunjuk rasa ini juga melakukan pembakaran ban dan tindakan anarkis. Para pengunjuk rasa melempari aparat keamanan dengan botol air mineral dan berbagai benda lainnya.
Perwakilan pengunjuk rasa meminta KPU melakukan penghitungan ulang hasil Pileg dan Pilpres. Mereka menganggap hasil penghitungan suara menguntungkan salah satu calon.
“Kita minta KPU melakukan penghitungan ulang,” kata salah satu demonstran.
Aksi ini kemudian bisa diantisipasi oleh aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan jajaran lainnya serta berhasil membubarkan massa aksi usai menggunakan meriam air.
Berbagai kejadian dan upaya pengamanan ini dilakukan dalam simulasi pengamanan Pemilu 2019 di Kantor KPU Kabupaten Majalengka, Jumat (8/2/2019).
Dandim 0617/Majalengka, Letkol Arm Novi Herdian mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu pembekalan keterampilan dalam menghadapi situasi pengamanan Pemilu 2019 di Kabupaten Majalengka.
Bekal keterampilan dan pengetahuan ini, kata dia, harus bisa diterapkan dilapangan secara realistis dalam menjaga keamanan terutama dalam membaca situasi yang bisa mengancam keamanan dan ketertiban pada pemilu 2019 ini.
“Walaupun indek kerawanan di Provinsi Jawa Barat dan Banten tidak begitu serius, akan tetapi kita harus tetap waspada apabila suatu waktu terjadi kekacauan di wilayah,” ungkapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan, Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, bahwa simulasi dan latihan ini adalah dalam rangka menghadapi Pileg dan Pilpres.
“Kita harus menjamin seluruh rangkaian kegiatan Pemilu 2019 berjalan aman, lancar dan sukses,” katanya.
Menurut kapolres, simulasi ini adalah kegiatan awal. Evaluasi latihan kesiapan, kekompakan dan soliditas setiap anggota harus terjaga. Sehingga, jika terjadi ancaman, bisa diantisipasi dan diredam dengan cepat.
Sementra itu, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan simulasi pengamanan di kantor KPU tersebut.
“Kami menyambut baik adanya kegiatan pelatihan ini yang merupakan salah satu bentuk mengantisipasi dan meminimalisir kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Majalengka,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, Dandim 0617/Majalengka, Letkol Arm Novi Herdian, Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono.
Ketua KPUD Majalengka, Agus Syuhada, Kajari Majalengka, Hasbih, Ketua Bawaslu Majalengka dwakili Kordiv SDM, Alan Barok Ulumudin dan Dansubdenpom III/3-5, Kapten Cpm Agus Suryadi.(jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *