DEJABAR.ID, CIREBON – Kepala Kantor Bea dan Cukai Cirebon, Agung Saptono, meresmikan pembentukan Rumah Forum Komunikasi Pengusaha/Start Up dan Eksportir, Importir dan Cukai (FKPSEIC), pada Kamis (14/3/2019) kemarin di Kantor Bea dan Cukai Cirebon, Jalan Wahidin Kota Cirebon.
Agung menjelaskan, FKPSEIC ini merupakan pengembangan dari kegiatan customs visit kepada para stake holder dari Kantor Bea dan Cukai Cirebon, yang telah dimulai sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Kantor di KPPBC TMP C Cirebon ini.
“Ini adalah pengembangan dari kegiatan yang telah dilaksanakan kantor Bea dan Cukai Cirebon selama ini dalam bentuk customs visit, yaitu kunjungan Bea dan Cukai Cirebon ke perusahaan-perusahaan para stake holder dari kantor kami sebagai pelaksanaan fungsi DJBC, yaitu Industrial Assistance dan Trade Facilitator,” jelasnya.
Adapun tujuannya, lanjutnya, adalah untuk menangkap keluhan, kendala dan berbagai hal yang menjadi hambatan bagi perusahaan untuk kemudian secepatnya dicarikan solusi agar jalannya kegiatan perusahaan tidak terganggu, serta dapat melaksanakan ekspor impor dengan lancar.
Agung menambahkan, saat kegiatan customs visit berkembang menjadi FKPSEIC, maka pihaknya menggandeng asosiasi pengusaha Aspindo, Kadin, unsur maritim, unsur bandar udara, Imigrasi, Karantina, maupun PT. Pos Indonesia selaku perusahaan logistik. Dan saat ini, pihaknya mendeklarasikan pembentukan Rumah Forum Komunikasi Pengusaha / Start Up Ekspor Impor dan Cukai.
“Kami sediakan kantor Bea dan Cukai Cirebon ini sebagai rumah atau semacam basecamp dari Forum Komunikasi ini,” tuturnya.
Agung mengakui, semua yang berkumpul dalam wadah ini di rumah ini untuk saling bertukar pikiran, menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang mungkin dihadapi para pengusaha yang telah eksis maupun start up ekspor impor, dan pengusaha barang yang kena cukai, agar kegiatan usaha dapat meningkat.
“Sehingga, mereka dapat didorong untuk melakukan atau meningkatkan ekspor,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply