Press ESC to close

Ini yang Dirasakan Warga Majalengka Saat Melintasi Jalan yang Dipasang Plang Asmaul Husna

  • March 22, 2019

DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Jika para pengendara melintas di Jalan Raya KH. Abdul Halim Majalengka atau jalan yang menghubungkan antara Kadipaten-Majalengka.
Pengendara bisa langsung melihat dan membaca Asmaul Husna di median jalan. Tepatnya yang berada di kawasan Kelurahan Munjul, Kecamatan dan Kabupaten Majalengka.
Meski hanya beberapa plang bertuliskan Asmaul Husna tersebut, namun semakin percantik median jalan itu, ditambah oleh tanaman bunga, baik di tanah maupun di pot khusus seperti taman bunga pada umumnya.
Robi (28) warga Kabupaten Majalengka, saat melintas di jalan itu, membenarkan memang ada plang bertuliskan Asmaul Husna yang terpajang di median jalan tersebut.
“Selain untuk mempercantik wilayah Kota Majalengka, juga dapat memberi manfaat bagi yang melintas. Karena kita bisa kembali mengingat, bahwa meski dalam mengendarai kendaraan, tak salahnya kita sambil berzikir agar kita selamat dan berhati-hati saat di jalan raya,” katanya, Jumat (22/3/2019).
Sementara menurut warga lainnya, Lisnawati (35) berharap pemasangan plang bertuliskan Asmaul Husna di median jalan tersebut agar ditambah.
“Kami berharap plang bertuliskan Asmaul Husna ini, jangan hanya dipasang di beberapa titik saja, melainkan harus dipasang di sepanjang Jalan Raya KH Abdul Halim. Mulai dari Bunderan Cigasong hingga perbatasan Kota Majalengka,” harapnya.
Sementara itu, hingga sampai saat ini belum diketahui pasti tujuan dari pemasangan plang Asmaul Husna di median jalan tersebut.
Namun, kata salah satu warga lainnya bernama Wawan Rukmana (45), bahwa tujuan pemasangan plang Asmaul Husna tersebut, dia mengira adalah sebagai ikon penunjuk atau wujud nyata jika Majalengka adalah sebuah kota agamis.
Tak hanya itu, lanjut dia, juga sekaligus, kedepannya menjadikan Kabupaten Majalengka sebagai kota wisata religius dan juga untuk mewujudkan Kabupaten Majalengka yang Raharja.
Selama ini, sambung dia, belum ada ikon yang bisa mengidentifikasikan kalau Majalengka sebagai kota agamis dan sekaligus bahwa warga Majalengka mayoritas juga muslim.
“Kami harapkan masyarakat maupun pengunjung bisa berzikir melafadzkan nama-nama Allah. Yang masuk (pendatang) juga ada kesejukan,” urainya.(jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *