Press ESC to close

Gali Potensi Lokal, BI Tasikmalaya Kembangkan Kopi Cigalontang

  • May 24, 2019

DEJABAR.ID, TASIKMALAYA – Guna mendorong potensi lokal menjadi produk unggulan, KPw Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya mulai menjajaki potensi kopi khas Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya.
“Pengembangan kopi menjadi salah satu program BI. Ini sebagai upaya mendorong peningkatan devisa negara melalui bidang perdagangan terutaama pasar ekspor,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya, Heru Saptaji kepada awak media, Jumat (24/05/2019).
Ia melanjutkan, BI sudah memiliki cukup pengalaman dalam mengawal pengembangan kopi, di antaranya Kopi Gayo di Aceh serta daerah-daerah lainnya di Indonesia.
“Kita optimis Kopi Cigalontang khas Tasikmalaya ini bisa bersaing dengan kopi-kopi luar. Kopi Cigalontang memiliki suatu khas yang sangat kental untuk para pecinta kopi,” tambahnya.
Sementara itu, Apong, Ketua Kelompok Tani Kopi Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku bangga serta terbantu atas dukungan pihak BI.
“Dari awal kami hanya panen sedikit karena terkendala modal dan lahan, kini itu berbeda, bahkan kini kami perbulannya mengasilkan kopi sebanyak 10 ton,” ujarnya saat dijumpai sejumlah awak media di kediamannya.
Selain itu, ia mangatakan, kopi Cigalontang ini juga kini telah dilirik sejumlah negara-negara asing. “Kurang lebih yang mulai melirik itu ada lima negara, ada kopi unggulan kami yakni varietas unggulan Java Preanger,” ungkapnya.
Adapun jenis kopi yang ditanam yakni kopi Arabika, karena menurutnya yang cocok dengan lahan di sana yakni kopi Arabika.
“Kopi Cigalontang mempunyai lahan berpotensi abu vulkanik, ada sekitar 125 hektar yang telah ditanam dan 60 hektar sudah panen serta untyk tahun 2020, seluas 80 hektar siap panen,” terangnya.
Sementara harga kopi Cigalontang sendiri yang sudah jadi kopi sekitar 350-400 ribu per kilonya.
“Untuk bentuk Cerry 9 ribu, Gabah 30 ribu, Greenbeen 130 ribu, Rosebeen 300 ribu dan Brown been 350 ribu. Kapsitas produksi kami setahun 2 kali,” ungkapnya.
Terakhir ia berharap, ke depan produknya bisa lebih berkembang dan bisa mulai ekspor ke luar negeri sendiri, “Ekspor sementara ini pakai jasa titip, mudah-mudahan kedepannya bisa sendiri,” harapnya.(Ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *