DEJABAR.ID, SUBANG – Sejak akhir bulan Ramadan hingga pasca lebaran persediaan darah di PMI Subang kosong. Akibatnya banyak calon pendonor keluarga datang ke unit transfusi darah (UTD) PMI di Jalan KS Tubun No.6 Subang.
“Memang sejak pertengahan puasa dan libur lebaran kita kesulitan stock untuk memenuhi kebutuhan pasien rutin talasemia dan rumah sakit,” kata Lusi Hendri astuti, Kordinator Transfusi darah PMI Subang. Senin pagi (17/6/2019)
Pihaknya terus berusaha melakukan berbagai upaya berkoordinasi dengan lembaga dan organisasi termasuk menjadual ulang yang rutin menyelenggarakan donor darah.
“Selama bulan puasa kita full time melayani malam termasuk donor di beberapa gereja. Bahkan mencoba kendaraan unit standby di depan Alun-alun setiap malam minggu,” ujarnya.
Oleh karena itu, diharapkan kepada masyarakat baik yang sudah tetap tercatat sebagai pendonor maupun bukan untuk sukarela kembali mendonorkan darahnya.
“Jangan sampai keluarga pasen kalap dan kecewa. Sebaliknya bila stock darah mencukupi sehingga dapat digunakan untuk keperluan transfusi,” ucapnya.
Menurutnya, setiap malam Minggu di kala mobil transfusi darah nongkrong di Alun-alun juga warga yang sedang jalan jalan dan menikmati malam mingguan pun ada yang sengaja datang dan mendonorkan darahnya.
“Alhamdulilah sudah ada beberapa orang yang sukarelawan mendonorkan darahnya,” katanya.
Lusi berharap,kedepan kesadaran warga Subang akan semakin meningkat untuk membantu dengan iklas mendonorkan darahnya guna membantu ketersediaan darah di kabupaten Subang.Mengingat kebutuhan darah di Subang sangat tinggi, banyak pasien yang sangat memerlukan darah.(Ahy)
Leave a Reply