DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Jauh sebelum Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, di Kabupaten Majalengka dibangun, ternyata masyarakat Majalengka cerita legenda tersendiri mengenai burung besi.
Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, pada saat peninjauan ke BIJB Kertajati, beberapa waktu lalu mengungkapkan ada cerita menarik yang disampaikan Wakil Bupati Majalengka.
Menurut Menhub, jauh sebelum adanya bandara BIJB tersebut, bahwa ada kata-kata “Akeh Wesi Sing Pada Mabur” (Banyak Besi Berterbangan) itu merupakan cerita ratusan tahun yang lalu, yang menjadi legenda masyarakat Majalengka.
“Saat ini terbukti, bahwa yang dimaksud ‘Wesi Mabur’ itu adalah pesawat yang akan ada disini,” jelasnya.
Kendati demikian, keberadaan bandara Kertajati juga dirancang untuk masa depan Jawa Barat yang lebih maju.
“Karana selama ini, sudah ada pelabuhan sehingga akan mendorong pertumbuhan industri dan tourism,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana mengucapkan terima kasih atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Majalengka, karena saat ini ada kepastiaan bahwa BIJB beroperasi penuh.
“Kami sangat bergembira lantaran BIJB beroperasi penuh karena penerbangan dalam negeri yang semulanya dari Bandara Husaein Bandung pindah ke BIJB Kertajati,” ungkapnya.
Wabup berharap dengan beroperasi BIJB ini akan mendongkrak perekonomian warga masyarakat Majalengka, sehingga dengan mudah dapat mewujudkan Majalengka Raharja. (jja)
Leave a Reply