Press ESC to close

APPHAMI: Paham Radikalisme dan Terorisme Ancaman Bagi Keutuhan NKRI

  • July 27, 2019

DEJABAR.ID, CIAMIS – Guna menangkal paham radikalisme dan terorisme di masyaraat, Asosiasi Pondok Pesantren dan Dakwah Alam Islami (APPHAMI) Kabupaten Ciamis gelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Ponpes Al Ishthakhariyyah Cijeungjing Ciamis, Sabtu (27/07/2019).

Ketua APPHAMI Jawa Barat, Dudung Bahrul Irfan, mengungkapkan, paham radikalisme dan terorisme merupakan ancaman yang nyata bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebab dampak buruk yang ditimbulkan dapat merusak tatanan kehidupan di masyarakat.

Menurutnya, ajaran Islam sangat mengutamakan kasih sayang dan mencintai perdamaian, tentu yang diajarkan Islam sangat bertolak belakang dengan paham radikal, oleh sebab itu kehadiran pondok pesantren dapat mencegah radikalisme mewabah dan meracuni generasi muda bangsa Indonesia.

“Kita berupaya mencegah sejak dini tentang pemahaman-pemahaman radikalisme, dengan konsep dakwah sesuai dicontohkan oleh Baginda Rasulullah SAW yang tidak memakai kekerasan, dan argumen dalil yang kuat yaitu Alquran dan As-Sunnah serta Mau’idhoh Hasanah yang lembut dengan tutur kata yang baik,” terangnya.

Lebih lanjut ia berharap, Pondok Pesantren tetap eksis ditengah-tengah masyarakat dalam meluruskan ibadah umat dan aqidah umat untuk mengantarkan keselamatan dunia dan akhirat.

Sementara Iwan Tarmana, Dewan Pengawas APPHAMI Provinsi Jawa Barat, mengatakan, APPHAMI telah merangkul 161 Pondok Pesantren di Jawa Barat. Hal tersebut menurutnya dilakukan untuk mencegah masuknya Paham radikalisme dan terorisme ke lingkungan Pondok Pesantren.

“Di sini peran pondok pesantren sangat berpengaruh untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme. Dalam FGD ini kita telah mengundang mantan kombatan teroris dan mantan NII yang kini sudah hidup lebih baik dijalan yang benar, tujuan tersebut tidak lain supaya memberikan gambaran dan solusi untuk mencegah paham radikalisme,” pungkasnya. (Ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *