Press ESC to close

PSKB Tagana Jabar, Temukan 61 Warga Jabar di Lokasi Pengungsi Kerusuhan Wamena

  • October 4, 2019

dejabar.id, Subang – Tiba di lokasi pengungsian, Tim pemulangan warga Jabar yang terdiri Dinsos Jabar dan Tim Tagana berhasil menemui warga Jabar terdampak Kerusuhan Wamena. Setelah dilakukan pendataan, ada sekitar 61 orang Warga Jabar, 9 orang diantaranya merupakan warga Kabupaten Subang.

Ke 61 warga Jabar termasuk diantaranya 9 warga Subang kini berada di posko pengungsian terdampak kerusuhan Wamena tepatnya di Sekretariat Paguyuban Masyarakat Sunda Ngumbara di Sentani Jayapura.

“Alhamdulillah Tim dari Dinsos Jabar Jumat Pagi (4/10/2019) sudah mendarat di Bandara Sentani Papua dan Badha Jumat tadi sudah bisa bertemu dengan 61 orang warga Jabar diantaranya 9 orang warga Subang yang saat ini ada pengungsi dampak kerusuhan Wamena,” ujar Ketua Tagana Dinsos Subang Jajang Abdul Muhaimin kepada Dejabar.id Jumat siang (4/10/2019).

Setiba di lokasi menurut Jajang, tim Dinsos dan Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana (PSKB) Tagana Jabar langsung melakukan pendataan dan memberikan trauma hiling kepada warga Jabar terdampak kerusuhan di Wamena.

“Saat ini tim PSKB Tagana Dinsos Jabar masih terus melakukan pendataan warga Jabar di Wamena. Data semwntara yang masuk sudah ada 61 warga Jabar termasuk 9 warga Subang. Selain melakukan pendataan, tim PSKB Tagana juga melakukan trauma hiling agar para warga Jabar termasuk 9 warga Subang tidak terus-terusan trauma akibat kejadian kerusuhan berdarah di Wamena tersebut,” kata Jajang.

Sementara untuk waktu pemulangan warga Jabar termasuk warga Subang belum bisa dipastikan kapan mereka akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

”Kalau untuk waktu pemulangan kita belum tahu kapan, karena saat ini tim PSKB Tagana Dinsos Jabar fokus pendataan dan lakukan trauma hiling kepada warga sebelum dipulangkan ke kampung halaman,” ucapnya.

Namun bisa dipastikan, berdasarkan kabar dari tim PSKB Tagana Dinsos Jabar yang saat ini sudah berhasil bertemu dengan pengungsi, mereka para pengungsi dalam keadaan sehat.

“Semua pengungsi warga Jabar dalam keadaan sehat ditampung ditempat yang aman di Sekretariat Paguyuban Masyarakat Sunda Ngumbara dan dalam penjagaan ketat aparat keamanan,” tuturnya.

Jajang juga menambahkan, data sementara sebanyak 61 orang warga Jabar sudah dilaporkan ke Gubernur Jabar Ridwan Kamil, selanjutnya menunggu perintah Gubernur Jabar.

“Puluhan warga Jabar tersebut, meminta ingin segera dipulangkan. Tapi kita nunggu perintah Gubernur dulu dan terus melakukan pendataan takutnya masih ada warga Subang yang terdampak kerusuhan Wamena,” imbuhnya.

Adapun ke 9 orang warga Subang yang sudah berhasil ditemui oleh Tim PSKB Tagana Dinsos Jabar Diantaranya warga Subang, Ani, Diana fungki, Thia Octavia, Asep Yudi dan Veti Srikilatna, Rina Mardiana, Dimas, Warsini dan Sisil (Anak Warsini).

”Ke 9 orang warga Subang yang terdiri dari warga Kalijati, Pabuaran dan Pusakanagara tersebut, semuanya dalam kondisi sehat dan aman setelah melewati kondisi yang mencekam terjadinya kerusuhan berdarah yang merusak pasilitas umum dibakar massa,” imbuhnya.

Ruddy Rusandy, Humas Forum Sunda Ngumbara, Kabupaten Jayapura Papua, lewat saluran telponnya ke saat dihubungi Dejabar.id mengatakan, keadaan para pengungsi di sana sekarang mengalami trauma dan ingin segera pulang.

“Keseluruhan warga Subang khususnya dan Jawa Barat umumnya yang sudah dievakuasi ke Sentani per hari kemarin tanggal 1 oktober dan ada sekitar 9 orang warga Subang, sisanya warga Garut yang paling banyak, juga ada warga Sumedang dan Indramayu dan semuanya dalam keadaan sehat dan selamat,” ujarnya kepada Dejabar.id Jumat pagi (4/10/2019).

Dari ke semua warga Subang maupun warga Jabar yang sekarang berada dipengungsian tersebut, Rudy mengatakan semuanya hanya ingin pulang ke kempung halaman masing-masing mengingat situasi di wamena belum kondusif.

“Kami dari Paguyuban Sunda Ngumbara sudah menawarkan pekerjaan namun mereka bersikeras ingin pulang saja karena trauma. Namun kami dalam hal ini belum bisa membantu, hanya saja untuk kebutuhan makan dan minum sehari hari serta untuk kebutuhan pakaian dan keperluan bayi kita sudah sediakan,” tambahnya.

Untuk itu dirinya bersama warga Jabar terdampak lainnya berharap ada pihak dermawan yang mampu membantu para pengungsi untuk bisa pulang ke Jawa Barat.

“Kami berharap, baik pemerintah maupun perusahaan dan juga LSM atau organisasi apapun yang peduli untuk bisa membantu warga Jabar terdampak agar bisa pulang ke kampung halaman masing masing. Dan memang itu yang kami butuhkan sekarang,” ungkapnya.

Dan bagi yang berniat memberikan bantuan bisa menghubungi no 0812-3790-5295 atas nama Ruddy Rusandy, Humas Forum Sunda Ngumbara Papua.(Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *