Press ESC to close

Setelah penyemprotan Disinfektan, Laskar Gerakan Kebaikan Bangun Rutilahu Di Kota Bekasi

  • April 7, 2020

Bekasi – Bendahara DPW PPP Jawa Barat dan Pendiri Laskar Gerakan Kebaikan Muhammad Said meminta agar bencana non alam Pandemik wabah Corona Virus Diseases 2019 atau Covid-19 pemerintah jangan menghentikan pembangunan.

Kelurahan Kranji Rt 03/05 , Laskar Gerakan Kebaikan, melakukan renovasi rumah salah satu warga yang pada awal tahun lalu, menjadi korban banjir dan kondisi rumahnya sudah tidak layak dihuni lagi. Saat ditemui, Muhammad Said mengatakan sejak awal tahun dia mendirikan Laskar Gerakan Kebaikan yang kini anggotanya sudah mencapai seribu lebih, mencoba melakukan gerakan nyata yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jadi saya tekankan kepada seluruh anggota dan Tim laskar, apa yang mau kita pilih? Jalan Nabi Muhammad atau Jalan Qorun? Kalau jalan Nabi Muhammad kita tampung donasi dari anggota dan donatur lalu langsung kita distribusikan agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, kalau jalan qorun itu menimbun harta, dan masyarakat tidak merasakan kehadiran kita, jadi saya tekankan kepada anggota untuk dana dari donatur langsung digunakan atau di distribusikan,”terang said, saat ditemui Selasa (7/4).

Dikatakan said, dirinya meminta kepada seluruh anggota untuk iuran, dan dana yang terkumpul inilah yang dipakai untuk melakukan kegiatan sosial, seperti pada banjir awal tahun, lalu ketika wabah covid-19 mulai menjangkiti warga Kota Bekasi, kini dengan iuran anggota dirinya bersama Laskar Gerakan kebaikan tengah merehab sepuluh rumah di beberapa RW di lingkungan Kelurahan Kranji.

“Kita hanya ingin membantu meringankan beban warga, kadangkan mereka udah ada yang mengusulkan ke Dinsos untuk direhab rumahnya, tapi pada tidak terdata, jadi dari pada warga mengharapkan dari pemerintah jadi kita yang tangani, dan Alhamdulillah, rata-rata satu rumah kita sanggup memberikan bantuan rata-rata sebesar Rp30 juta,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, gerakan bedah rumah tidak berhenti di Kelurahan Kranji saja, tapi akan menyasar warga-warga yang kurang beruntung se-Kota Bekasi.

“Saat ini masih di kranji habis kedepan akan melakuan dikelurahan yang lain, data base dari pengusul bedah rumah banyak dari luar kranji, tapi kita akan jalankan lagi program ini sehabis lebaran,”tutupnya.(Mad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *