DEJABAR.ID – Hari ini tanggal 12 November bertepatan dengan Hari Ayah. Nah bagi sahabat dejabar.id, di momen besar ini, perayaan seperti apa yang kamu lakukan?
Jika kita berbicara soal sosok ayah, peran ayah memang sangatlah penting dan tidak bisa dianggap remeh, meskipun ada pepatah mengatakan bahwa ‘surga ada di telapak kaki ibu.’ Sebagai pemimpin di keluarga, seorang ayah memiliki tanggung jawab besar taknhanya bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan hidup istri dan anam namun bertanggung jawab untuk membentuk pribadi anak sendiri.
Untuk itu, kamu sebagai anak yang masih memiliki seorang ayah, sudah seoantasnya menghormati peran-peran ayah yang selama ini telah andil dalam hidup kamu. Kali ini, tim dejabar mencoba untuk merekomendasikan beberpa film yang bisa kamu jadikan bahan inspirasi untuk merayakan hari ayah. Berikut film-film keren dari berbagai genre yang bakal bikin kamu lebih menghargai seorang ayah.
1. The Godfather

Meskipun tidak secara langsung mebgisahkan hubungan antara anak dan ayah namun film ini sarat dengan pesan moral soal kehidupan dan keluarga. Don Vito Corleone, seorang ‘Godfather’ yang digambarkan murah hati ini kerap didatangi orang untuk diminati bantuan. Sebagai timbal baliknya, dia meminta persahabatan dan loyalitas pada dirinya dan keluarganya. Menonton film ini, kamubakan banyak belajar mengenai sosok pria yang memiliki “attitude” yang kuat dan melekat.
Don Vito Corleone samg Godfather adalah seorang ayah sekaligus family man, yang mencintai keluarganya. Terdapat satu kutipan yang paling tajam ketika Don Corleone menyindir putra pertamanya, Sonny, karena jarang berkumpul dengan keluarga: “A man who doesn’t spend time with his family can never be a real man.”
2. Finding Nemo

Tidak diragukan lagi, film yang satu ini adalah salah satu film animasi yang serius sarat dengan makna kehidupan, terlebih menceritakan hubungan anak dan ayah. Meskipun dibalut dengan animasi dengan tokohnya yang bukan manusia, namun kisah Finding Nemo mampu menyentuh banyak orang. Perjuangan Marlin seekor ikan badut dalam mencari anaknya yang terbawa jaring nelayan, melewati banyak hal untuk mencari dan menemukan anaknya.
Berbagai rintangan harus ia lalui agar dapat berkumpul dan bertemu lagi dengan anaknya. Meskipun gak mengisahkan manusia, film ini tetap dapat menggambarkan sosok seorang ayah dengan sangat baik.
3. Hotel Transylvania 2

Film animasi ini menceritakan tentang keluarga Dracula yang memiliki seorang putri bernama Mavis dan menantu manusia biasa bernama Jonathan, serta seorang cucu, Dennis. Setelah pada ‘Hotel Transylvania’ pertama dikisahkan bagaimana Dracula khawatir pada pilihan Mavis untuk menikahi Jonathan, di sekuel ini ia mengkhawatirkan hal lain, yakni apakah Dennis mewarisi darah vampir yang cukup.
Ketika Mavis dan Jonathan pergi ke rumah keluarga Jonathan di kehidupan manusia normal, Dracula diminta menjaga Dennis. Obsesi Dracula untuk membuktikan Dennis seorang vampir semakin menjadi-jadi, hingga ia melakukan berbagai daya upaya yang akhirnya tak hanya membahayakan nyawa cucu, namun juga hubungannya dengan putrinya.
Dikemas dalam bentuk komedi, ‘Hotel Transylvania 2’ juga menunjukkan besarnya kasih sayang ayah dan betapa seorang ayah bisa sangat posesif terhadap anak lantaran rasa sayang yang dimiliki seroang ayah untuk menjaga anaknya.
4. The Pursuit of Happyness

The Pursuit of Happyness adalah sebuah film biografi yang rilis tahun 2006. Film ink mengisahkan hidup Chris Gardner, seorang salesman yang berhasil menjadi pialang saham kaya. Cerita film ini dimulai pada tahun 1981 di San Francisco, California. Linda dan Chris Gardner hidup di sebuah apartemen kecil bersama anak mereka yang berusia 5 tahun, Christopher. Chris adalah seorang salesman yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli franchise untuk menjual scanner tulang (Bone Density Scanner) portable. Scanner ini memang mampu menghasilkan gambar lebih baik dari X-ray, tetapi kebanyakan dokter yang ditemui Chris beranggapan bahwa harganya terlalu mahal. Linda, istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah laundry. Keluarga kecil ini mulai terpecah ketika mereka menyadari bahwa mereka tak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk. Kisah ayah dan anak ini lebij.mennonjolkan sisi humanis yang menginapiratif.
5. Train to Busan

Bergenre thriller, film ini dipenuhi kejutan menegangkan hingga akhir. ‘Train to Busan’ bercerita tentang sepasang ayah dan anak dalam usaha melarikan diri dari serangan zombie, sementara sang ibu berada di kota lain.
Ketika zombie menyerang kereta api yang ditumpangi Seok-woo (Gong Yoo) dan putrinya Su-an (Kim Su-an), Seok-woo yang seorang pecandu kerja harus berjuang melindungi sang anak.
Di perjalanan, Seok-woo tak sendiri. Ia sempat bertemu para ayah dan suami yang juga sama-sama berusaha keras menyelamatkan istri dan anak mereka.
6. Like Father

Satu lagi pilihan drama-komedi, Rachel (diperankan oleh Kristen Bell) adalah seorang wanita pecandu kerja yang sedang terpuruk setelah ditinggalkan kekasih di hari pernikahan. Patah hati berat, ia kemudian mendapati dirinya di atas sebuah kapal pesiar bersama orang terakhir yang bisa diharapkannya, yaitu sang ayah.
Harry (diperankan oleh Kelsey Grammer) tahu dirinya bukan ayah yang baik untuk Rachel setelah menghilang dari kehidupan sang anak selama belasan tahun. Namun ia melihat bagaimana hancurnya Rachel, dan ingin memperbaiki hubungan sementara anaknya sendiri masih apatis terhadap kehadirannya, sekalipun untuk itu dibutuhkan usaha keras.
7. Captain Fantastic

Film.ini mengisahkan satu keluarga yang memiliki cara hidup yang bebeda. Dan menunjukan bahwa peran seorang ayah sangatlah penting. Selain menjadi seorang ayah, Ben juga sekaligus menjadi seorang guru bagi anaknya. Saat pagi hari, biasanya Ben mengajak anak-anaknya untuk berolahraga atau beryoga. Dan di malam hari, ia akan menyuruhnya untuk membaca buku serta bermain musik. Kegiatan itu rutin diajarkan pada anak-anaknya hampir setiap hari.
Kehidupan keluarga Ben memang jauh dari modernisasi. Mereka tidak memiliki televisi, radio, maupun smartphone di rumahnya. Selama berada di hutan, mereka bertahan hidup dengan cara berburu dan bercocok tanam. Bahkan untuk memasak pun, mereka masih menyalakan api menggunakan batu.
Konflik yang terjadi di film ini yaitu ketika istri Ben, Leslie Abigail Cash (Trin Miller) jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia. Namun, Leslie bukan meninggal akibat dari penyakit yang dideritanya, melainkan karena ia bunuh diri. Ini merupakan suatu pukulan yang berat bagi Ben dan juga anak-anaknya. Apalagi setelah ayah Leslie (Frank Langella) menolak kedatangan Ben untuk hadir ke pemakaman Leslie di kota. Namun Ben sang ayah telah menunjukan karakternya yang kuat sebagai seorang ayah.
Setelaha menonton film itu, kamu bakl menemukan hal-hal yang mengejutkan dna yang sesuatu yang paling berkesan untuk kamu jadikan perenungan kembali agar bisa lebih mencintai sosok seotang ayah dan juga bisa menginspirasi apabila kelak kamu menjadi seorang ayah. (yga)
Leave a Reply