DEJABAR.ID, BANDUNG-Hingga saat ini Gerakan Kangpisman atau Gerakan Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan Sampah sudah hampir dilakukan oleh sebagian kecamatan yang ada di Kota Bandung.
Namun ada juga beberapa kecamatan yang sampai sekarang tidak tahu menahu dengan program kerja ini. Direktur Umum PD Kebersihan, Gun Gun Saptari Hidayat mengatakan, akan melakukan kampanye dengan pendekatan kekinian melalui media sosial seperti situs web, Twitter, Instagram, Facebook dan Whatsapp.
Situs web Kangpisman yang saat ini masih dalam tahap pengembangan dan akan menyediakan konten yang bersifat edukasi bagi masyarakat. Sementara itu media sosial lainnya menyuguhkan kampanye kebersihan yang antimainstream. Salah satunya dengan membuat kuis yang bisa diikuti oleh warga.
“Warga kita rata-rata melek sosmed. Strategi kita di luar standard. Kita gerakan para semua stakeholder seperti PKK, Komunitas yang menggunakan pendekatan sosmed tadi,” ujarnya dalam Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Kamis (15/11/2018).
Bagi warga sendiri yang ingin berpartisapi secara langsung dapat menjadi relawan. Dan kedepannga aplikasi Whatsapp yang menjadi tempat untuk berkumpulnya para anggota dari lingkungan masing-masing.
Gun Gun menilai semakin hari Kota Bandung semakin bersih. Namun yang menjadi bahaya besarnya adalah tempat pembuangan akhir sampah yang ujung-ujungnya sering membukit. Oleh sebab itu Pemkot Bandung tidak ingin itu terjadi.
“Ini kan sedang mengubah sistem kota, sehingga perlu waktu untuk mengubah budaya kita. Semoga aja tahun 2020 sudah bisa, sekarang kita masifkan kampanye ini,” tutupnya.(Eca)
Leave a Reply