Press ESC to close

Diskriminasi Menjadi Pembunuh Utama Bagi ODHA

  • December 20, 2018

DEJABAR.ID, TASIKMALAYA – Keberadaan Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) di Kabupaten Tasikmalaya masih minim perhatian dan bahkan masih jadi bahan diskriminasi, padahal sejatinya mereka mempunyai hak hidup yang layak untuk tetap sekedar bertahan.

Namun hal tersebut tidak membuat patah arang mereka (ODHA) untuk menunjukan keberadaan mereka. Melalui Lingkar Harapan, mereka menaruh setitik harapan untuk pengakuan dari masyarakat akan keberadaan mereka.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Guntur Hermawan, Koordinator Lingkar Harapan kepada Dejabar.id, Rabu (19/12/2018). “Diskriminasi sebenarnya pembunuh utama bagi para ODHA, karena Diskriminasi bisa membuat ODHA jatuh mentalnya sehingga enggan untuk melakukan cek medis,” ungkap Guntur.

Untuk itu, tambah Guntur, melalui Lingkar Harapan ini, kita berasam-sama berjuang untuk menunjukan bahwa kita ada dan kita punya hak hidup yang sama dengan masyarakat normal lainnya.

Lebih lanjut Guntur mengatakan, pengakuan akan keberadaan ODHA perlu kebijakan dari pemerintah, karena kebijakan yang dikeluarkan pemerintah setidaknya bisa menguatkan bahwa ODHA juga punya hak yang sama.

“Kita juga perlu kebijakan dari pemerintah. Karena saya yakin dengan adanya kebijakan dan pengakuan dari pemerintah, keberadaan kita tidak akan di diakriminasi lagi,” tandasnya. (ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *