DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menurunkan 187 orang tenaga medis untuk mengantisipasi liburan Natal 2018 dan Tahun baru 2019. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Dr Yani Achmad Marzuki usai memimpin apel di halaman depan TIC Pangandaran. Selasa (25/12/2018).
Yani mengatakan bahwa tenaga medis yang disiagakan pada libur natal dan tahun baru sebanyak 187 orang terdiri dari dokter 24 orang, perawat 108 orang dan sopir ambulance sebanyak 24 orang.
“Sedangkan untuk tenaga tim monitoring dinas menyiapkan sebanyak 31 orang. Selain itu, Dinas juga menyiapkan 24 unit Ambulance dan 6 unit kendaraan sepeda motor untuk mobil jika terjadi kemacetan,” ujarnya kepada Dejabar.id. Selasa (25/12/2018).
Selain menurunkan tenaga medis, kata Yani, pihak dinas kesehatan juga membangun posko kesehatan sebanyak 28 titik yang dibagi dua dengan posko wisata sebanyak 11 titik.
“Untuk 11 posko wisata terbagi di wilayah Kalipucang 2 titik,Pangandaran 4 titik, Batuhiu 1 titik, Green Canyon 1 titik, Batukaras 1 titik, Citumang 1 titik dan Ciwayang 1 titik,”papar Yani.
Yani menambahkan, pelayanan di posko kesehatan yang berada di jalur non protokol mulai dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 WIB.
“Untuk di protokol tetap siaga 24 jam, terkecuali nanti pas hari H malam tahun baru seluruh tenaga medis di 28 posko siaga 24 jam,” pungkasnya. (dry)
Leave a Reply