DEJABAR.ID, BANTEN-Asosiasi Pemadam Kebakaran Republik Indonesia (APKARI) Jawa Barat (Jabar), mengirimkan tim sejumlah 67 orang dan bantuan logistik berupa baju baru, obat-obatan serta kebutuhan pokok lainnya ke lokasi tanggap bencana Selat Sunda, Kamis (27/12/2018).
Menurut Ketua I APKARI Jabar, Ferdi Ligaswara, pengiriman bantuan tersebut adalah panggilan hati yang mampu menggerakkan seluruh tim untuk terlibat dalam evakuasi bencana. Beserta Basarnas, BPBD, TNI, dan tim tanggap bencana lainnya, APKARI bahu membahu membantu dan menjaga para pengungsi. Di antaranya menjaga mes pengungsian dan mengadakan trauma healing kepada anak-anak di sekitar.
“Bersama Paguyuban Warga Banten di Jabar, BPPKB dan tim lainnya, kami terus berupaya untuk tetap siaga. Bahkan tidak tidur sampai dua hari karena kondisi masih mencekam. Tanahnya becek dan warga pun 24 jam perlu bantuan,” ujarnya saat dihubungi Dejabar, Kamis (27/12/2018).
Menurut Ferdi yang juga merupakan pembina di BPPKB, tidak sembarangan orang bisa datang ke lokasi tanggap bencana, dan dekat dengan Anak Gunung Krakatau yang masih erupsi.
“Jadi jangan nekad, di sini kami pun bekerja sama dan saling berkoordinasi dengan tim lain,” tuturnya.
Meski masih dalam kondisi mencekam dan situasi cuaca yang tidak menentu, namun menurut Ferdi demi melanjutkan perjuangan seluruh tim evakuasi tanggap bencana, ia dan tim terus berusaha sekuat tenaga saat di lapangan.
“Bahkan kloter kedua akan kami kirimkan. Doakan saja semua berjalan dengan lancar,” tuturnya.(red)
Leave a Reply