Press ESC to close

RSUD Pangandaran Ditarget Selesai Juli 2019

  • December 29, 2018

DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan RSUD Kabupaten Pangandaran dalam kaitan Pengembangan Academic Health System (AHS) bersama Universitas Padjadjaran (UNPAD) bertempat di Kampus Unpad Pangandaran, Sabtu (29/12/2018).
Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan bahwa pembangunan RSUD yang direncanakan selesai pada 9 Juli 2019 diharapkan dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu.
“Melalui FGD ini membahas mengenai standar akademik mengenai rumah sakit, serta menentukan arah kebijakan rumah sakit, kedepan bukan hanya untuk fasilitasi masyarakat Kabupaten Pangandaran, juga menjadi bagian pengembangan wisata berkelas internasional,” ujar Jeje, Sabtu (29/12/2018).
Jeje menuturkan, bahwa permasalahan yang bakal dihadapi kedepan adalah kurang tersedianya SDM tenaga kesehatan di Kabupaten Pangandaran.
“Apa bila RSUD sudah selesai maka dibutuhkan ratusan pegawai termasuk dokter, dokter spesialis, bidan, perawat dan tenaga teknis lainnya,” ungkapnya.
Hal tersebut, kata Jeje, menjadi kendala terkait rencana pembangunan RSUD yang semula direncanakan tipe B jadi berubah ke tipe D.
“Perubahan tersebut karena terbentur dengan kurangnya SDM berdasarkan penilaian adalah RSUD tipe D,”keluh Jeje,
Sementara itu, Rektor Unpad, Tri Hanggono Achmad mengaku, sangat
mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pangandaran terkait perencanaan pengembangan RSUD kedepan dilakukan dari saat ini. Sehingga ketika pembangunan RSUD selesai pelayanan kesehatan di RSUD dapat langsung berjalan dengan baik.
“Permasalahan sektor kesehatan saat ini sangat mendesak, fasilitas, pelayanan kesehatan, serta pemenuhan SDM terkait kebutuhan PNS tenaga kesehatan spesialis tidak terisi,” katanya.
Namun, kata dia, pengembangan kesehatan terkait permasalahan finansial atau pembiayaan tidak harus bersumber dari anggaran yang terbatas atau harus ada kerjasama dengan pihak swasta (CSR) sehingga kedepan pelayanan kesehatan lebih baik.
“Pengembangan pelayanan kesehatan di RSUD harus dipersiapkan sebagai pelayanan kesehatan dengan standar akademik (standar mutu), sehingga terjaga kualitas pelayanannya,” pungkasnya.
Focus Group Discussion dihadiri juga oleh, Wakil Bupati Pangandaran, Adang Hadari, Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Ade Ruminah, Sekda Kabupaten Pangandaran Mahmud, Para Asisten, Kadis Kesehatan, Kepala Bappeda, Kadis PUPR, dan pejabat lainnya.(dry) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *