DEJABAR.ID, TASIKMALAYA – Diduga menjadi korban human trafficking, Susi Susilawati (25) warga Kampung Negla RT 05, RW 06 Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, sempat tertahan di kantor Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Bandung, beruntung berkat Koordinasi Kadisnaker Kota Tasikmalaya dengan pihak BNP2TKI, akhirnya korban bisa dipulangkan.
“Iya ini lagi di Limbangan menuju pulang ke Tasikmalaya, keberadaan Susi sulit ditelusuri, ia tidak terdaftar karena berangkat melalui penyalur tenaga kerja ilegal, secara aturan ini diluar tanggung jawab kami, namun secara moril kami siap membantu,” ungkap Kadisnaker Kota Tasikmalaya, Rahmat Mahmuda kepada Dejabar.id, Kamis (17/01/2019).
Rahmat menambahkan, Susi berangkat sebagai pembantu rumah tangga di Bandung dan sebagai Dinas yang menangani ketenagakerjaan, Rahmat mengatakan upayanya yakni memulangkan dan membimbing korban agar tidak tergiur iming-iming besar.
“Dia sebagai pembantu rumah tangga di Bandung nya, alhamdulillah sekarang sudah pulang,” tambahnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, Rachmat mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika ada pihak yang mengaku agen penyalur tenaga kerja ke luar negeri. “Hati-hati jika mencari kerja, jangan tergiur iming-iming gaji besar, kalau memang berminat datang saja ke kantor kami,” pungkasnya. (Ian)
Leave a Reply