Press ESC to close

Jelang Imlek, Pengukir Kayu Asal Cirebon Ini Kerap Banjir Pesanan

  • January 28, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON- Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2570 yang jatuh pada Februari nanti, menjadi berkah tersendiri bagi para pengrajin kayu. Karena, mereka kebanjiran pesanan setiap perayaan tahun baru etnis Tionghoa tersebut. Salah satunya adalah pengrajin kayu ukir di Desa Kaliwulu Blok Desa Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, Sundiana (36).

Pria yang akrab disapa Dede Ukir ini mendapatkan pesanan dua buah patung naga kayu dari Klenteng Arjawinangun. Patung naga tersebut diperuntukkan sebagai tiang dari meja altar yang biasa digunakan untuk sembahyang. Karena, klenteng tersebut sedang direnovasi.

Meskipun begitu, dirinya tetap tidak bisa menyelesaikan patung naga tersebut ketika Imlek datang. Karena, mengukir patung kayu naga tersebut membutuhkan waktu setidaknya dua bulan hingga finishing dan pengecatan.

“Kalau pas Imlek tidak keburu. Tapi, ini masih bisa digunakan sebagai rangkaian acara setelah Imlek atau Cap Go Meh,” jelasnya saat ditemui dejabar.id di kediamannya sekaligus rumah produksinya, Minggu (27/1/2019).

Dalam mengerjakan pesanan patung naga tersebut, dia melakukannya sendirian, dengan menggunakan berbagai peralatan memahat. Kayu yang digunakan adalah kayu jati, karena terkenal kuat dan tahan lama.

Hasil ukiran patung naga milik Dede Ukir pun bukan main-main. Meskipun saat ditemui dejabar.id masih belum jadi, namun sudah bisa terlihat detail ukirannya. Terlihat naga yang melingkari sebuah tiang kayu tersebut sangat artistik. Makanya, tidak heran jika dia mematok harga satu buah patung kayu naga tersebut belasan juta rupiah.

Dalam perayaan Imlek di tahun-tahun sebelumnya, dia pun sering mendapatkan pesanan ukiran patung dari klenteng-klenteng dan tempat lainnya di Cirebon. Sehingga, momen Imlek ini merupakan berkah tersendiri baginya.

“Alhamdulillah, selalu ada orderan dari klien untuk ukiran,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *