Press ESC to close

BKSDA Kewalahan Ngurus Rusa yang Kerap Masuk ke Pemukiman Rumah Warga

  • January 28, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN –
Pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Pangandaran mengaku sangat kewalahan mengurus puluhan satwa yang ada di kawasan Cagar Alam. Pasalnya, satwa yang satu ini yaitu Rusa (kijang-red) kerap keluyuran ke pemukiman rumah warga.

Kepala BKSDA Resort Pangandaran, Uking Iskandar mengatakan pihaknya terus melakukan pembenahan di kawasan taman wisata alam cagar alam agar pengunjung merasa nyaman.
“Kami BKSDA Pangandaran juga terus berbenah demi meningkatkan pelayanan dan kenyaman pengunjung wisata khususnya ke obyek wisata alam Cagar Alam,” ujarnya kepada Dejabar.id, Senin (28/01/2019).
Namun, kata Uking, mengenai banyaknya keluhan warga setempat terkait satwa jenis rusa yang berkeliaran ke pemukiman rumah warga untuk mencari makan.
“Memang seharusnya rusa itu tetap berada di kawasan TWA Cagar Alam, namun karena kesulitan makanan jadi mereka (rusa-red) pada keluyuran ke pemukiman rumah warga untuk mencari makan,” terangnya.
Hal tersebut, kata Uking disebabkan akibat pagar bambu di Pantai Barat dan Timur rusak akibat terjangan ombak saat pancaroba.
“Untuk mencegah rusa keluar dari cagar alam harus dibuat pagar permanen namun anggarannya  diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar,” kata Uking.
Selain mengganggu masyarakat, lanjut Uking, para petugas pun merasa kewalahan saat menggiring rusa dari pemukiman warga ke taman wisata alam cagar alam.
“Setiap sore petugas harus menggiring para rusa dari pemukiman warga kedalam cagar alam, kadang petugas kerap kewalahan saat menggiring puluhan rusa,” ungkapnya.
Uking menyampaikan satwa yang ada di Taman Wisata Alam Cagar Alam diantaranya Rusa sebanyak 125 ekor. Monyet sebanyak 7 kelompok dan Lutung sebanyak 7 kelompok.(dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *