DEJABAR.ID, SUBANG-Pemandangan kurang sedap terjadi di kawasan flyover Pamanukan. Di bagian bawah dan bagian atas flyover dipenuhi ratusan bendera partai politik, Baliho, banner dan spanduk Caleg. Namun ironisnya Bawaslu terkesan membiarkan.
Dari pantauan Dejabar.id di lokasi, di bagian bawah terlihat banyak bendera partai seperti partai Perindo, Demokrat, PAN yang dipasang. Pemasangan sudah berlangsung cukup lama, Tapi bendera-bendera yang cukup mencolok itu seolah tak tersentuh.
Anisa salah seorang pengunjung Pusat pertokoan Pamanukan mengungkapkan, bendera-bendera yang terpasang di kawasan flyover Pamanukan memang sangat mengganggu. Ia sendiri tidak tahu persis mengapa Bawaslu atau Satpol PP Pamanukan tidak segera melepas peraga kampanye tersebut.
“Seharusnya sudah dicopot, karena sangat mengganggu pandangan para pengendara maupun yang berbelanja dikawasan pusat pertokoan Pamanukan”ujar Anisa Sabtu pagi(2/1/2019) saat diminta tanggapannya oleh Dejabar.id
Selain itu menurut Anisa, keberadaan ratusan APK Caleg yang dipasang di under flyover Pamanukan semakin membuat kumuh kawasan Pamanukan.
“Tak enak dilihat dan dipandang. para caleg tak bisa menjaga K3 kota Pamanukan jangan berharap dapat simpati dan dicoblos oleh warga,” tandasnya.
Senada juga dikatakan Ridwan salah seorang Mahasiswa, banyaknya bendera partai politik dan ratusan APK Caleg yang dipasang di bawah flyover Pamanukan membuat kawasan flyover Pamanukan tidak artistik.
Kawasan flyover Pamanukan terutama bagian bawah justru terlihat kumuh. “Saya minta agar bendera-bendera dan APK Caleg itu segera dilepas. Jangan dibiarkan lebih lama di sana,” tegasnya
Menurutnya, selama ini Satpol PP Pamanukan dan Bawaslu juga kemana tidak ada kerjanya, padahal udah jelas-jelas keberadaan Ratusan APK Caleg dibawah Flyover mengganggu K3 tapi tetap dibiarkan.
“Saya bangga dengan kinerja Satpol PP Pusakanagara yang udah berani menertibkan APK Caleg yang dipasang tak sesuai aturan dan mengganggu K3,” tandasnya.
Saya juga menghimbau kepada para Caleg, untuk taat aturan dan menghormati K3 dalam pemasangan APK.
“Dengan seabregnya APK yang terpasang di bawah Flyover Pamanukan membuat muak warga jangankan mau milih justru warga jadi tak simpati dengan para caleg yang tak bisa menjaga K3 Pamanukan,” pungkasnya.(Ahy)
Leave a Reply