DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun yang ke-54, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata terisak meneteskan air mata dihadapan Wakil Bupati Pangandaran, Adang Hadari. Selain dihadapan Wabup, Bupati juga menangis dihadapan pimpinan Pondok Pesantren Asy Syifa, Asisten I, Asisten III dan anak-anak santri pesantren tersebut.
Bupati Jeje menangis bukan tanpa sebab, beliau menangis saat menceritakan perjalanan hidup masa kecilnya.
“Tadi jam 05.00 WIB saya di telepon oleh istri yang kebetulan beliau lagi di Bandung mengucapkan selamat ulang tahun,” ungkap Jeje dihadapan para santri, Senin (04/02/2019).
Jeje mengaku rasanya kemarin saya baru sekolah SD sekarang sudah 54 tahun, dan saya tak pernah merayakan ulang tahun tapi sekarang saya merayakan disini. Namun, Beliau pun mulai berkaca -kaca saat menceritakan masa lalunya.
“Saya terlahir bukan dari kalangan berada, saya sekolah di pangandaran, anak nelayan dan juga bandel, pada waktu itu mesjid hanya satu desa cuma ada satu tentu saja kehidupan beragama agak kurang, seringnya ikut melaut walau kata bapak jangan ikut melaut,”paparnya sembari meneteskan air mata.
Waktu itu, lanjut Jeje, Bapak saya sering mengingatkan agar saya bersekolah yang benar jangan jadi nelayan.
Tetapi saya seorang anak nelayan yang punya keinginan pergi ke laut terus.
“Kebanyakan orang yang sukses itu bukan terlahir dari keluarga yang sukses termasuk diri saya. Dan saya juga tak pernah bermimpi serta tak menyangka orang Pangandaran menjadi Bupati.
Untuk itu, kata Jeje, meminta kepada santri semuanya belajarlah dengan baik, jadilah ustadz, kalau jadi pegawai yang baik, kalau jadi pejabat pejabat yang baik.
“Hari ini saya berulang tahun, mudah-mudahan saya memberikan yang terbaik dan semoga panjang umur serta bermanfaat juga tasyakur bin’nikmat, mudah-mudahan menjadi usia yang terbaik mampu bermanfaat bagi sekitar kita, mampu menjadi pemimpin yang baik di Kabupaten Pangandaran,” ungkap Jeje.
“Kata penyanyi Rhoma Irama mah berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini juga dilaksanakan pemotongan kue Ulang Tahun oleh Bupati Pangandaran yang di berikan kepada bapak Wakil Bupati Pangandaran, Adang Hadari.(dry)
Leave a Reply