DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menggelar Rapat Koordinasi terkait pengamanan Sortir dan Pelipatan Surat Suara Pileg dan Pilpres Kabupaten Pangandaran.Bertempat di Aula Kantor KPU Pangandaran,Rabu (06/02/2019).
Rakor tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, Komisioner KPU Pangandaran, Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawan, Komisioner Bawaslu Pangandaran, Kapolres Ciamis yang di wakili Kabag ops Kompol Sumari dan Kasatpol PP, Irwansyah.
Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin mengucapkan rasa terimakasih kepada para tamu undangan yang sudah hadir dalam rangka rapat koordinasi terkait pengamanan sortir dan lipat Surat suara pileg dan pilpres.
“Untuk lokasi pelipatan dan sortir surat suara akan dilaksanakan di Gedung Islamic Center Pangandaran dan waktu pelipatan dibutuhkan selama 10 hari terhitung sejak tanggal 07 sampai 17 Februari,” ujarnya kepada Dejabar.id usai Rakoor Pengamanan Sortir dan Pelipatan Surat Suara Pileg dan Pilpres Kabupaten Pangandaran. Rabu (06/02/2019).
Untuk petugas pelipatan dan sortir surat suara, kata Muhtadin, akan melibatkan sebanyak 200 orang petugas yang terdiri dari PPK, PPS dan para calon KPPS.
“Dari segi keamanan juga, kita akan melibatkan pihak Kepolisian, Bawaslu dan Satpol PP. Bila nanti ada yang masuk ruangan pelipatan surat suara akan kita lakukan pemeriksaan dan ditanya tujuannya mau apa,”ungkap Muhtadin dengan tegas.
“Kalau pergeseran logistik dari gudang I dan gudang II KPU ke PPK di perkirakan akan dimulai dari tanggal 1 sampai dengan 10 April 2019,” tambahnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Ciamis Kompol Sumari mengatakan bahwa pihaknya bersama TNI serta Satpol PP siap untuk mengamankan pelaksanaan sortir dan pelipatan surat suara akan dilaksanakan di gedung Islamic Centre Pangandaran.
“Mari kita semua menjaga agar selama pelaksananya nanti dapat berjalan dengan aman dan tertib tentunya,” harapnya.
Sumari juga meminta kepada pihak KPU untuk menyiapkan alat pemadam kebakaran kecil yang dipasang di dalam ruangan untuk menjaga hal yang tidak diinginkan.
“Kami dari kepolisian akan menempatkan 3 orang yang dibantu oleh Satpol PP sebanyak 2 orang, jadi selama pelaksaanan sortir dan pelipatan surat suara sampai selesai dan selanjutnya kami akan mengawal pergeseran logistik ke gudang utama yang Aula Desa Ciliang,” tukasnya.(dry)
Leave a Reply