DEJABAR.ID, TASIKMALAYA- Terkuak sudah kemana perginya Hilda selama ini, setelah menolak dikawinkan sama pemuda pilihan orang tuanya.
Menurut keterangan yang dihimpun baik dari pihak kepolisian, perangkat desa, keluarga hingga Komisi Perlindungan Anak Daerah, Hilda selama ini tinggal di Bandung disebuah kos-kosan milik seorang Haji.
Dalam pengakuan yang diceritakan Hilda kepada kepolisian, untuk mempertahankan hidupnya, Hilda bekerja disebuah conter Hp di jalan terusan Baleendah Buah Batu Bandung.
“Iya, selama ini Hilda tinggal di sebuah kos-kosan di Bandung Buah Batu, terusan Baleendah, dia sendirian di sana. Untuk mempertahankan hidupnya, Hilda bekerja di sebuah konter HP,” ungkap Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra SIK, kepada media, Kamis (29/02/2019).
Hal yang sama diungkapkan Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto yang selama ini mendampingi keluarga korban. Menurutnya Hilda selama ini tinggal di Bandung dan pinternya lagi dia tinggal tidak jauh dari kerabatnya.
“Menurut saya, Hilda itu pintar orangnya, dia tinggal di sebuah kos-kosan dan bekerja di sebuah konter, yang ternyata dia tinggal tidak jauh dari kerabatnya yang selama ini kerabatnya itu tidak tahu. Pikiran kami, Hilda tinggal di sana meski tida memberitahukan kepada kerabatnya tersebut, kemungkinan jika nanti ada apa-apa bisa minta bantuan, tapi dia hebat bertahan selama 4 bulan ini,” ungkap Ato.
Sebagai komisi yang peduli terhadap kehidupan anak, Ato berjanji akan mendampingi Hilda sampai kondisi psikisnya normal kembali.
“Hilda kelihatannya sehat, hanya terlihat kurus. Namun demikian kita akan tetap mendampingi takutnya Hilda masih malu dan takutnya juga ada pandangan miring terhadap Hilda karena tidak jadi menikah. Biarkan dulu Hilda istirahat nanti dua atau tiga hari kita akan dampingi Hilda dan mengorek informasi,” tambahnya.
Sementara Hilda yang didampingi orangtuany saat mau diwawancara enggan berkomentar. Ia hanya ingin pulang dan istirahat di rumahnya saja. (Ian)
Leave a Reply