Press ESC to close

Konsentra, Oase Baru Para Seniman Sunda di Cirebon

  • March 19, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON-Sejumlah seniman yang tergabung dalam Komunitas Seniman Tradisional (Konsentra), menunjukkan beberapa kesenian yang dimiliki, seperti seni tarian dan teatrikal, di Gedung Kesenian Rara Santang Kota Cirebon, Selasa (19/3/2019). Pertunjukkan tersebut sekaligus pengukuhan dan sosialisasi Konsentra yang pertama.
Berbagai seniman mementaskan karyanya dalam panggung. Mereka menampilkan tarian-tarian daerah dengan diiringi alunan musik gamelan khas Sunda. Mayoritas mereka yang tampil tersebut berusia relatif muda. Bahkan, para pemain musik gamelan tersebut, berasal dari sekolah SMP. Hal tersebut menunjukkan bahwa regenerasi musik tradisional mulai ditingkatkan.
Menurut Ketua Konsentra, Cucu Sofiah, kegiatan ini merupakan suatu wadah dan oase baru bagi para seniman, khusunya seniman Sunda, untuk melestarikan seni dan budaya Sunda yang ada di Ciayumajakuning. Karena, kesenian tradisional saat ini sudah banyak yang terkena imbas dari budaya luar.
“Kegiatan ini mengumpulkan para seniman di Cirebon, khususnya Sunda, untuk melestarikannya,” jelasnya saat ditemui dejabar.id.
Sofiah menjelaskan, Konsentra sendiri baru dibentuk selama 1 tahun, namun belum dikukuhkan. Dalam rentang waktu tersebut, sudah melahirkan beberapa prestasi, seperti juara 2 saat ada lomba kesenian di Banjar. Lalu, salah satu anggotanya yang merupakan seorang sinden, sudah melalang buana ke berbagai tempat, bahkan luar negeri.
Di Konsentra sendiri, lanjutnya, ada beberapa divisi, seperti divisi seni tari, divisi seni lukis, divisi seni musik, divisi teater, dan divisi sastra Sunda. Masyarakat yang mau bergabung dipersilakan untuk bebas memilih yang mana sesuai minat dan bakatnya.
“Alhamdulillah meskipun belum dikukuhkan, tapi kami sudah menancapkan nama kami melalui prestasi,” jelasnya.
Sedangkan menurut Kepala Dinas Kebudayaan Olahraga Kepemudaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon, Edi Bagja, Konsentra merupakan satu potensi para seniman Cirebon yabg independen dan mandiri, agar bisa dikukuhkan dan disosialiasikan dalam membangun karya.
Dalam hal ini, lanjutnya, pemerintah menanggapi bahwa ini adalah satu potensi untuk melakukan pelestarian seni dan budaya, khususnya di Cirebon. Dengan begitu, mereka akan mensosialisasikan berbagai program kegiatan, seperti program pelatihan divisi musik, tari, teater.
“Inilah salah satu bentuk seniman yang memiliki jiwa selaras yang berbasis adat dan budaya,” pungkasnya.(Jfr)
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *