Press ESC to close

Kunjungi Cirebon, Menteri ESDM Resmikan 3503 SR Gas Bumi di Kota Cirebon

  • March 21, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON-Sebanyak 3503 sambungan rumah (SR) gas bumi telah terpasang di rumah-rumah Kota Cirebon. Jumlah tersebut berada di Kecamatan Harjamukti, tepatnya di Kelurahan Harjamukti, Kelurahan Argasunya, dan Kelurahan Kalijaga.
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ignasius Jonan, pemasangan ribuan gas bumi di rumah-rumah tersebut merupakan salah satu program dari Kementerian ESDM RI, yang bekerja sama dengan Perusahaan Gas Negara (PGN), dengan menggunakan APBN tahun 2018.
Pemasangan tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM no 286 K/10/MEM/2018 dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 28 Milyar, untuk pemasangan 3503 sambungan rumah di Kota Cirebon. Tujuannya agar masyarakat tidak lagi bergantung pada gas elpiji 3 kg yang bersubsidi. Sehingga, mereka bisa dengan mudah menggunakan sumber daya alam berupa gas bumi, untuk berbagai keperluan rumah tangga.
“Nantinya mereka tidak lagi bergantung sama gas elpiji 3 kg,” jelasnya saat Peresmian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga di Lapangan Kebon Pelok, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (21/3/2019).
Sedangkan untuk Kabupaten Cirebon, lanjutnya, direncanakan sebanyak 6105 sambungan gas untuk rumah-rumah pada tahun 2019 ini. Anggarannya pun masih menggunakan APBN tahun 2019. Rata-rata untuk pemasangan sambungan per rumah tangga menghabiskan Rp10 juta.
“Tahun ini di Kabupaten Cirebon akan segera dilelang untuk pemasangan sambungan gas tersebut,” jelasnya.
Sedangkan menurut walikota Cirebon Nasrudin Azis, dirinya mewakili masyarakat Kota Cirebon merasa sangat bangga, karena Kota Cirebon dipilih dalam peresmian jaringan gas untuk rumah tangga oleh Kementerian ESDM RI.
Untuk periode awal, sudah sekitar 4000 sambungan gas sudah terpasang di rumah-rumah di Kota Cirebon. Dan untuk tahap ini, terpasang 3503 sambungnya gas untuk rumah tangga. Pemasangan jaringan gas tersebut diutamakan berada di daerah Kecamatan Harjamukti. Adapun pengerjaannya dimulai dari Mei hingga Desember 2018.
“Dengan adanya sambungan gas ini, terutama di daerah pelosok, maka masyarakat Kota Cirebon tidak lagi merasa kesulitan untuk mendapatkan gas demi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.(Jfr)
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *