DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Ribuan petani Majalengka dan Indramayu menggelar doa bersama untuk Indonesia, di Lapang Sepak Bola PG. Jatitujuh, Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh Majalengka, Sabtu (23/3 2019)
Pemimpin Ponpes Al-Mizan, KH. Maman Imanulhaq mengatakan, doa adalah penyokong kekuatan manusia dalam melakukan usaha-usaha positif dan konstruktif.
Doa rakyat seperti petani, pedagang, guru dan buruh, menurut Kiai Maman, sangat bermanfaat agar pemimpin bangsa bisa terus bekerja keras untuk kesejahteraan rakyat.
Selain itu, kata dia, melalui doa ini juga dapat menguatkan persatuan kesatuan bangsa dan bertanggung jawab terhadap masa depan Indonesia yang maju, mandiri dan berdaulat.
Selain itu, diakhir tausiahnya, Kiai Maman yang juga Caleg DPR RI Dapil Subang, Majalengka dan Sumedang ini, mengajak semua yang hadir untuk datang di TPS menggunakan hak konstitusinya serta bersama-sama melawan isu adu domba, fitnah dan hoax yang mengancam proses demokrasi di Indonesia.
Sementara itu, Doa Bersama bertajuk “Petani Mitra Bersatu Untuk Indonesia” dipimpin oleh Ketua Jamiyyah Thoriqoh Al-Mutabaroh KH. Abdurrosyid, Pengasuh Ponpes Nursahid Kiai Odong Abdurrahman dan Kiai Ibrohim berisi rangkaian wirid Al-Quran, Doa dan diakhiri sholawat Asygil.
Menurut Kyai Rosyid, Sholawat Asyghil merupakan ijazah dari para kiai-kiai NU yang diamalkan bersama agar dapat curahan rahmat Allah dan dijauhkan dari hoaks, perpecahan, dan permusuhan.
“Semoga hajat demokrasi lima tahunan bangsa Indonesia yang digelar serentak pada 17 April mendatang, berjalan damai dan lancar,” tuturnya.
Mayjen (Purn) Sumardi menyambut baik doa bersama yang digelar para petani dan kepala desa ini tersebut.
Menurut Sumardi, bahwa seperti kata Kiai Maman, doa ini penting agar menghasilkan Pemimpin yang amanah, santun, sederhana dan mau berkerja keras untuk rakyat
“Bukan pemimpin pemarah yang menakut-nakuti rakyatnya. Kita butuh pemimpin yang mampu menjaga NKRI dari kelompok radikal yang ingin mengganti Pancasila,” tegas Mantan Dankodiklat TNI ini.
Sementara acara yang berlangsung khidmat tersebur, tampak dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, Kapolres Majalengka, AKBP. Maryono, Dandim 0617/Majalengka, Letkol Arm Novi Herdian.
Tak hanya itu, hadir pula Ketua Fatayat NU Upik Rofiqoh dan beberapa petinggi organ relawan Bravo 5 di antaranya Mayjen (Purn) Sumardi, Letjen (Purn) Suaedi Marasabessy dan Mayjen (Purn) Hariyono Harsono.(jja)
Leave a Reply