Press ESC to close

Anggota DPR RI Denny Jaya Abri Yani Bagikan Traktor Portabel Kepada Petani Subang

  • March 30, 2019

DEJABAR.ID, SUBANG-Bekerja sama dengan Kementerian Ristekdikti dan Fakultas teknik Universitas Pasundan, Anggota DPR RI komisi VII Denny Jaya Abri Yani, memberikan bantuan traktor portabel kepada 3 Desa yakni Desa Sidamulya Kecamatan Cipunagara, Desa Cimanggu Kec. Cisalak dan Desa Padaasih Kec.Cibogo
Penyerahan bantuan berupa traktor portabel adalah salah satu strategi pemerintahan Presiden Joko Widodo bersama DPR RI untuk menyempurnakan manajemen teknis guna mendongkrak produksi pertanian.
“Petani juga bisa lebih nyaman mengelola lahan karena tidak perlu memikirkan pengeluaran uang untuk membeli Alsintan. DPR RI selalu memastikan agar petani terfasilitasi dengan baik, mulai dari benih, bibit, pupuk, irigasi, sampai ke pemasaran hasil pertanian.
“Karena saya percaya, menyejahterakan bangsa Indonesia salah satu caranya harus dimulai dengan menyejahterakan petaninya,” ujar Denny Abri Yani yang juga Caleg PDIP DPR RI Dapil IX Jabar nomor urut 3 tersebut.
Penyerahan bantuan Traktor Portable ini juga sekaligus mendukung karya anak bangsa. Sebab Traktor Portable ini merupakan karya anak bangsa.
“Kita sangat bangga, karena Traktor Portable ini merupakan karya Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pasundan Bandung,” katanya.
Menurut Denny Jaya Abri Yani , traktor portabel hasil karya dosen dan mahasiswa Teknik Unpas ini bukan hanya bisa digunakan disegala bidang tanah, namun juga bisa digunakan sebagai mesin penyedot air serta mudah dibongkar pasang.
“Mudah-mudahan pemberian traktor portabel ini kepada petani 3 desa di 3 kecamatan di Kabupaten Subang bisa memberi manfaat dan meningkatkan hasil pertanian para petani Subang,” katanya.
Sementara itu perwakilan Unpas Robi Ismaulana mengatakan, hinggga saat ini banyak petani yang enggan menggunakan tractor, karena tidak biasa digunakan disegala bidang tanah. Guna mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa Teknik Universitas Pasundan (Unpas) membuat inovasi untuk mengatasinya.
“Adalah Traktorpack, karya dosen dan mahasiswa Teknik Unpas ini yakni traktor portabel yang bukan hanya bisa digunakan di segala bidang tanah, namun juga bisa sebagai alat penyedot air dan dapat dibongkar pasang dengan mudah.
Karya inovasi mahasiswa dan dosen itu, langsung diuji cobakan dan dipamerkan kepada para petani di Aula Graha Pamanukan, Sabtu (30/3/2019).
Menurutnya, Traktorpack hasil karya mahasiswa Teknik Unpas dan dosen tersebut didukung oleb BP2D JABAR, PIBI IKOPIN, PPBT dan Ristekdikti .
“Dimensi traktor kompak dan ringan, membuatnya mudah dibawa selama mobilisasi dari rumah ke lahan pertanian, dan mudah dioperasikan oleh satu orang,” terangnya.
Selain itu, Robi Ismaulana menambahkan bahwa semua pisau pada Traktorpack ini dapat dilepas untuk memudahkan mobilisasi dan perawatan.
“Kebanyakan traktor hanya digunakan untuk persiapan lahan, disimpan di rumah petani lebih lama dari yang digunakan untuk bekerja, untuk lebih efisien, rotasi mesin dirancang sehingga dapat digunakan untuk memutarkan mesin lain yang dibutuhkan untuk pertanian, seperti pompa air, mesin pengolah makanan atau mesin penyemprot hama, pemanfaatan putaran mesin ini dapat dikelola dalam sistem transmisi,” terangnya.
Adapun komponen dari traktor diproduksi oleh Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang sudah terbentuk dan tersebar di Jawa Barat. Dengan memanfaatkan kapasitas produksi yang tersedia di IKM, perusahaan tidak memerlukan investasi besar untuk pengadaan mesin produksi dan tenaga kerja, sekaligus memberdayakan dan meningkatkan kesejahtraan IKM.
“Adapun fungsi dari Tractorpack adalah prontok padi, penyemprot hama, alat pertanian yang lainnya, pompa air, generator listrik dan pencacah tanah,” tambahnya.
Robi Ismaulana berharap ke depannya bahwa Tractorpack ini akan diproduksi semakin banyak, dan terus berkembang disamping itu juga muncul inovasi-inovasi teknologi yang nantinya akan membuat kerja manusia semakin efektif dan efisien.(Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *