DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Bupati Majalengka telah menyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS tahun 2018 kepada 330 orang.
Kepala BKSDM Majalengka, Toto Sumianto, mengatakan bahwa yang menerima SK pengangkatan CPNS tersebut, merupakan hasil seleksi tahun 2018, sebanyak 330 orang.
Terdiri dari, laki-laki 106 orang dan perempuan 224 orang, dengan formasi dari umum sebanyak 248, dari kategori honorer II sebanyak 74 orang, lulusan terbaik (cumlaude) 6 orang dan penyandang disabilitas sebanyak 2 orang.
“Dari jumlah 330 CPNS tersebut, akan kita tempatkan di 15 OPD yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka,” ungkapnya, Senin (8/4/2019).
Menurut dia, 15 OPD tersebut, diantaranya, 5 orang di Setda, BKPSDM 2 orang, BKAD 3 orang, Balitbangda 3 orang, BMCK 10 orang, Disdukcapil 5 orang, Dinas Kesehatan 31 orang, Diskominfo 1 orang.
Dinas LH 1 orang, Dinas Pendidikan 186 orang, Dinas Perdagangan 2 orang, Dishub 1 orang, Dinas Rumkin dan Sumber Daya Air 3 orang, RS Cideres 45 orang dan RS Majalengka 32 orang.
Para Calon Pegawai Negeri Sipil ini mulai aktif di Dinas yang telah ditentukan mulai hari ini, senin dengan terhitung mulai pengangkatan CPNS per 1 April 2019.
“Selain itu, mulai minggu depan secara bertahap kita akan melakukan prajabatan sebagai salah satu dasar untuk kelulusan 100 persen atau status PNS,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi, mengharapkan agar para CPNS yang telah mendapatkan SK pengangkatan ini bisa langsung bekerja sesuai dengan formasi dan Tupoksi yang diberikaan pihak BKSDM.
Menurut Bupati, mereka yang lulus tes CPNS ini merupakan murni hasil tes secara komputerisasi tanpa ada rekayasa atau titipan, karena sekarang ini sistemnya online langsung hasil tesnya.
“Hasil mereka tanpa ada rekayasa apalagi tanpa ada promotor atau joki, tidak mungkin lagi orang bisa bermain di ranah itu,” ujarnya.
Krena, kata dia, sekarang jamanya transparan dalam mekanisme penjaringan dan testnya, oleh karena itu, pihaknya minta kepada mereka agar tidak terganggu dengan oknum-oknum yang setelah SK diterima dia minta imbalan karena alasan telah meluluskanya.
“Kami mengimbau kepada mereka untuk dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, giat, disiplin dan rajin serta dapat melayani masyarakat dengan ramah, karna ini sebagai ciri abdi pelayan masyarakat, apalagi mereka yang tugasnya di pelayanan umum yang langsung berhadapan dengan masyarakat,” imbaunya.(jja)
Leave a Reply