DEJABAR.ID, BOGOR – Ketua KPPS 16 Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Neneng Jamilah (30), meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Bogor. Saat kejadian, Neneng dalam perjalanan pulang ke rumahnya usai rapat pleno penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019 di Kecamatan Cibungbulang.
Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (23/4/2019) malam. Saat itu, Neneng berboncengan dengan anggota KPPS 16 Desa Galuga, Popon (28) menggunakan motor. Di lokasi, lanjut Ita, ada kendaraan lain yang mendahului motor korban sehingga membuat korban kaget.
“Korban kaget, kemudian melakukan rem mendadak dan jatuh dari motor” jelas AKP Ita, Rabu (24/4/2019).
Oleh warga, kemudian Neneng Jamilah dan keponakannya dibawa ke klinik terdekat. Namun kemudian, keduanya dirujuk ke RSUD Leuwiliang karena lukanya cukup parah.
“Tapi kemudian korban meninggal dunia saat masih berada di IGD RSUD. Belum sempat ditangani dan korban meninggal dunia,” sebut Ita melalui pesan siingkat.
Kematian Neneng, menambah duka pihak KPUD Kabupaten Bogor. Dengan kematian Neneng, pejuang demokrasi di Kabupaten Bogor yang meningggal dunia usai hari pencoblosan bertambah menjadi 5 orang. Dengan rincian, 3 Ketua KPPS, 1 PPS, 1 Pengawas TPS yang bertugas melakukan pemantauan proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS yang bertanggungjawab ke Bawaslu Kabupaten Bogor. (slh)
Leave a Reply