DEJABAR.ID, SUBANG – Seorang pencuri/maling spesialis rumah asal Indramayu tertangkap basah saat nekat melancarkan aksinya di siang bolong, Minggu (19/5/2019).
Modus pelaku yang diketahui bernama Karnadi (30) ini berawal dari pura-pura meminta sumbangan ke setiap rumah yang berada di Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Subang.
Saat rumah terlihat sepi, ia pun masuk ke salah satu rumah warga, yakni Wawan seorang dokter dan menggasak barang berharganya yang berada di dalam kamar dengan mengobrak abrik isi lemarinya.
Saat pelaku selesai melakukan aksinya, pemilik rumah, Wawan bersama istrinya memergoki pelaku saat akan kabur. Dan kedua korban langsung berteriak maling. Tak lama, pelaku pun dikepung warga dan dihajar hingga babak belur dengan posisi tangan dan kaki diikat oleh tambang.
Beruntung, tak lama pihak Kepolisian dari Polsek Cipeundeuy langsung mengamankan pelaku dari kepungan massa. Polsek langsung membawanya ke Mapolsek, guna menghindari amukan massa yang lebih banyak lagi.
Menurut keterangan salah seorang Warga setempat, Asep Apung (40), pelaku pencurian yang nekat beraksi di siang bolong ini bernama Karnadi (30), seorang Pemuda asal Desa Tinumpuk, Kecamatan Kantinnyomay, Kabupaten Indramayu.
Aksi pelaku tertangkap, karena kepergok pemilik rumah. Sementara satu pelakunya lagi kabur melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Sebelum diamankan petugas kepolisian yang kebetulan sedang berpatroli, pelaku dihajar massa hingga babak belur.
“Barang yang diamankan oleh petugas kepolisian berupa puluhan kunci duplikat dan obeng untuk mencokel dan uang Rp1 Juta hasil pelaku mencuri di rumah korban,” ungkapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolsek Cipeundeuy, Kompol Sirat H, melalui Bhabinkabtimas Desa Wantilan, Aipda Nurdin menjelaskan, jika modus pelaku pencurian di rumah Dokter Wawan itu adalah dengan meminta sumbangan.
Menurutnya karena rumah Dokter sekaligus berfungsi sebagai klinik, agak terbuka, pelaku dengan leluasa masuk begitu saja ke rumah, adapun perawat yang ada di sana, kemungkinan tidak mengetahui.
“Sudah ditangani oleh kepolisian, karena kebetulan saya juga sedang piket patroli, modus pelaku meminta sumbangan, karena mungkin rumah agak terbuka, karena berfungsi juga sebagai klinik. Maka pelaku leluasa masuk ke dalam,” pungkasnya.(Ahy)
Leave a Reply