DEJABAR.ID, CIREBON – PT Kereta Api Indonesia menetapkan masa mudik Lebaran selama 22 hari yakni dari 26 Mei 2019 (H-10) hingga 16 Juni 2019 (H+10). Karena itu, masyarakat berbondong-bondong berburu tiket kereta api agar bisa mudik dan pulang ke kampung halaman untuk berlebaran bersama keluarga.
Sampai hari ini, telah terjual sebanyak 76,5% tiket kereta api pada arus mudik, dan 70,5% tiket kereta api pada arus balik. Sehingga, total tiket kereta api yang telah terjual adalah sebanyak 74,3% tempat duduk pada masa angkutan lebaran tahun ini dari total 1.755.500 tempat duduk.
Menurut Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi, PT KAI Daop 3 Cirebon mencatat, untuk kereta api keberangkatan dan kedatangan asal Daop 3 Cirebon, total yang telah terjual sebanyak 43.971 tempat duduk dari 89.012 tempat duduk atau sekitar 49,4% untuk kereta api reguler.
“Kereta api reguler asal Daop 3 Cirebon sudah terjual 49,4% tiket,” jelasnya saat ditemui di Stasiun Cirebon, Minggu (26/5/2019).
Adapun untuk kereta api tambahan dan fakultatif, lanjutnya, sudah terjual 301.410 tempat dari total 485.068 tempat atau terjual 62,1%. Kereta api tersebut terdiri dari Argo Jati Fakultatif relasi Gambir-Cirebon, Argo Jati Tambahan relasi Gambir-Cirebon, Cirebon Eskpres Fakultatif relasi Gambir-Cirebon, dan Senja Cirebon Fakultatif relasi Pasar Senen-Cirebon.
Tamsil melanjutkan, di masa angkutan lebaran tahun ini, PT KAI Daop 3 Cirebon memperkirakan akan terjadi peningkatan total volume penumpang sebesar 4,7%, dari 150.369 penumpang di tahun lalu menjadi 157.501 penumpang pada masa lebaran tahun ini.
“Kita prediksikan akan ada keniakn penumpang di tahun ini sebanyak 4,7%,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply