DEJABAR.ID – Pasukan gabungan yang terdiri TNI-Polri telah bersiaga di depan pintu gerbang Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/).
Pagi ini, aparat keamanan telah menggelar apel pengamanan dalam rangka sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). Apel ini dipimpin Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan, dengan sejumlah 1.175 personel keamanan.
“Anggota TNI-Polri yang melaksanakan pengamanan tidak menggunakan senjata api,” kata Harry saat memimpin apel pengamanan di depan Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019)
Harry mengingatkan bahwa selain pasukan dibekali gas air mata, peluru karet dan peluru hampa sesuai dengan penggunaannya, penembakan harus dipantulkan dan tidak boleh ditembakkan langsung.
“Pergunakan tongkat dan tameng yang kita miliki, tidak ada anggota yang mengejar-ngejar,” himbaunya.
Selain itu, Harry pun yakin sidang putusan PHPU yang dilaksanakan pada Kamis (27/6) akan berjalan dengan aman.
“Saya yakin bahwa tanggal 27 Juni 2019 nanti akan aman, dengan melihat semangat rekan-rekan, yakinlah bahwa apa yang kita lakukan bernilai ibadah,” ungkapnya.
Leave a Reply