DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Pembangunan jembatan di jalan raya Banjar-Pangandaran, tepatnya di daerah Dusun Cirateun, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menimbulkan antrian kendaraan sepanjang 3 kilometer.
Hal tersebut banyak dikeluhkan oleh para wisatawan yang hendak berlibur ke objek wisata Pantai Pangandaran.
Seperti yang di ungkapkan, Supardi (45) wisatawan asal Bandung mengaku kesal karena terjebak macet panjang sehingga harus mengantri selama dua jam lebih.
“Macet tersebut akibat adanya sistem buka tutup di jembatan bailey atau sementara, karena jembatan utama sedang dalam perbaikan. Namun dalam sistem buka tutupnya tidak teratur sehingga mengakibatkan antrian kendaraan sepanjang 3 kilometer,” ucapnya dengan nada kesal saat dimintai keterangan oleh dejabar.id. Rabu (03/0/2019).
Menurut dia, pengaturan sistem buka tutup itu harus teratur agar tidak menimbulkan kemacetan panjang seperti ini, karena bisa merugikan banyak pihak termasuk dirinya.
“Harusnya dari dua arah baik dari Banjar menuju Pangandaran maupun sebaliknya itu di waktu sistem buka tutupnya mau 3 menit atau 5 menit jadi adil,” paparnya.
Supardi mengaku, dirinya ingin segera tiba ke kawasan objek wisata pantai dan langsung beristirahat di hotel lantaran dirinya sudah merasa lelah selama perjalanan dari Bandung.
“Saya sudah capek dalam perjalanan dan ingin cepat sampai ke Pangandaran, tapi setibanya disini saya mengantri berjam-jam,” ungkap Supardi.
Keluhan senada juga dikatakan pengendara lainnya, Firmansyah (50) mengaku, dirinya terjebak macet di depan Pom Bensin Babakan sejak pukul 17.00 WIB.
“Tepat pukul 19.30 WIB kendaraan saya baru terlepas dari kemacetan, padahal, jarak dari Babakan ke lokasi jembatan biasanya hanya ditempuh dengan waktu 10-15 menit gak seperti hari ini memakan waktu sampai 2 jam lebih,” gerutunya.
Dia menilai, antrean kendaraan panjang selain dampak daripada pembangunan jembatan tersebut juga diakibatkan dari meningkatnya volume kendaraan menginggat saat ini masih musim libur sekolah.
“Sekarang itu sedang banyak pengguna jalan yang akan mengisi akhir waktu liburannya ke Pantai Pangandaran, seharusnya, pekerjaan pembangunan jembatan seperti itu selepas musim libur agar tidak merugikan beberapa pihak terutama wisatawan yang terjebak kemacetan,” pungkasnya. (dry)
Leave a Reply