DEJABAR.ID, BANDUNG – Keluarga merupakan wadah dan sekolah utama yang menjadi tempat pertama untuk membentuk citra anak. Namun banyak fenomena yang terjadi tingkat kulitas dan kuantitas dalam keluarga berkurang.
Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Barat, Atalia Kamil, mengatakan di era zaman sekarang tingkat kualitas dan kuantitas keluarga semakin berkurang ditambah dengan adanya kemajuan teknologi.
“Tak bisa dihindari kemajuan teknologi, apalagi zaman sekarang banyak orangtua yang dikantor sibuk dan ketika pulang kerumah malah sibuk dengan gadgetnya,” ujarnya pada reporter Dejabar saat ditemui di Gedung Sate, Kamis (4/7/2019).
Untuk itu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) beserta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat bersinergi untuk melakukan gerakan Kembali ke Keluarga.
Gerakan ini merupakan gerakan yang dimana pukul 18.21 WIB para keluarga diminta untuk berkumpul bersama dan berdiskusi mengenai suatu topik untuk meningkatkan hubungan baik antar keluarga.
Hal senada juga disampaikan oleh Ine Hawuyuhni selaku Kepala Bidang Peduli Hak Anak DP3AKB mengatakan gerakan ini dapat menambah kualiatas dan kuantitas waktu bersama dengan keluarga.
“Ngariung bersama tanpa gadget walaupun cuma beberapa menit itu sangat penting apalagi kalah dilakukan secara intens,” lanjutnya.
Sementara mengenai perayaan Harganas atau Hari Keluarga Nasional nantinya akan diperingati di Kalimantan tanggal 29 Juli 2019. (Eca)
Leave a Reply