DEJABAR.ID – Penyebab utama terjadinya ambeien (wasir) adalah dari buruknya pola makan. Jadi, agar kondisi tidak memburuk, kuncinya adalah dengan mengonsumsi makanan yang dianjurkan dan menjauhi makanan yang memicu gejala ambien muncul kembali. Apa saja makanan saat ambeien yang dianjurkan dan dihindari untuk dikonsumsi? Simak ulasannya berikut ini.
Makanan saat ambeien harus kaya serat
Makanan kaya serat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Ada dua jenis serat yang perlu Anda ketahui, yaitu:
1. Serat larut
Serat ini lengket dan lembut, seperti gel sehingga dapat menyerap air. Ini membuat feses menjadi lebih lembut,terbentuk dengan baik, dan mudah melewati anus ketika dikeluarkan. Anda yang mengonsumsi banyak serat jenis ini akan terhindar dari sembelit.
Anda yang memiliki ambeien pasti sangat kesulitan saat buang air besar (sembelit). Oleh sebab itu, makanan yang mengandung banyak serat seperti ini, dapat mengurangi sembelit yang dirasakan dan mengurangi iritasi yang terjadi ketika buang air.
2. Serat tidak larut
Jenis serat ini memiliki sifat yang tidak larut dalam air sehingga tidak dipecah secara langsung di usus dan langsung menyerap ke aliran darah yang mengalir ke sistem pencernaan. Ini membantu menjaga sistem pencernaan karena menyeimbangkan zat kimia di usus.
Makanan yang tinggi serat, biasanya memiliki kedua jenis serat ini bersamaan. Terlalu banyak mengonsumsimakanan serat tinggi terlalu cepat juga tidak baik untuk kesehatan. Sebab perut Anda akan merasa penuh dan lebih mudah buang gas. Oleh karena itu, Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi banyak cairan menyeimbangkan serat tersebut.
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi, dalam kondisi normal tubuh membutuhkan sekitar 37 sampai 38 gram serat per hari untuk yang berumur 18 tahun hingga 50 tahun. Bila Anda memiliki ambeien, konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan takaran serat yang Anda butuhkan per hari sesuai dengan kondisi Anda.
Berbagai macam makanan saat ambeien yang bisa dianjurkan
Ada banyak makanan yang mengandung tinggi serat, seperti:
1. Kacang-kacangan
Ada banyak jenis kacang-kacangan bisa dikonsumsi saat ambeien terjadi. Misalnya, kacang almond, kacang polong, kacang hitam, kacang hijau, dan kacang lentil.
2. Biji-bijian
Makanan dari biji-bijian kaya akan serat tidak larut. Anda dengan mudah menemukan makanan dari biji-bijian pada oat, jagung, roti atau biskuit yang terbuat dari dari tepung gandum.
3. Sayur dan buah
Makanan ini sangat direkomendasikan untuk kesehatan tubuh, apalagi bila sedang sakit. Beberapa sayuran yang kaya akan flavonoid dan kaya serat biasanya memiliki daun yang berwarna hijau gelap. Misalnya brokoli, bayam, kubis, dan kangkung. Sementara untuk sayuran Anda dapat mengonsumsi buah anggur, apel, stroberi, pisang, kurma, tomat, atau ceri. Makanan yang mengandung banyak air juga bisa Anda konsumsi, misalnya mentimun, seledri, semangka, dan lain-lain.
Dari seluruh makanan tersebut, Anda bisa mencoba beberapa kombinasi. Misalnya salad sayur dengan taburan kacang almond, gado-gado, roti gandum dengan selai kacang, salad buah, atau campuran oat dan kacang-kacangan atau pisang. Mengolah sayuran ijo juga jangan sampai merusak kandungan nutrisi di dalamnya, yaitu tidak memasaknya hingga warnanya memudar dan menggunakan lebih sedikit mentega. Anda juga bisa mengonsumsi yogurt, kefir, atau susu rendah lemak sebagai camilan.
Pantangan makanan saat ambeien
Tidak semua makanan baik untuk pasien ambeien. Makanan tersebut bila dikonsumsi malah akan menyebabkan sembelit dan membuat kondisi semakin buruk. Beberapa makanan tersebut sebagai berikut:
1. Makanan pedas
Dilansir dariLive Strong makanan pedas dapat mengganggu perut dan memperburuk sistem pencernaan. Namun, beberapa ahli masih memperdebatkan hal ini karena ada penelitian yang bertentangan. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya Anda tidak mengonsumsimakanan pedas misalnya makanan yang dicampur banyak cabai atau lada.
2. Makanan berlemak
Lemak memakan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh dibanding nutrisi lainnya. Oleh karena itu, makanan berlemak akan membuat pencernaan bekerja lebih keras dan dapat meningkatkan risiko sakit perut dan memperparah ambeien. Hindari mengonsumsi daging, hati, ayam, ikan, telur atau berbagai makanan yang digoreng dengan minyak atau mentega.
3. Makanan rendah serat
Mengganti makanan rendah serat dengan makanan tinggi serat adalah salah satu perawatan dan pencegahan agar ambeien tidak kambuh atau bertambah parah. Contoh makanan yang rendah serat adalah kentang, tepung selain gandum, atau nasi putih.
Selain itu, perhatikan asupan garam yang Anda konsumsi. Ini bisa menyebabkan tekanan lebih pada pembuluh darah, termasuk pembuluh darah vena yang menyebabkan wasir bila kadar garamnya tinggi. Mengonsumsi suplemen zat besi juga dapat menyebabkan sembelit. Bila munculgejala ambiean ainnya dan kondisi tidak membaik, segera periksa kesehatan Anda ke dokter. (Red)
Leave a Reply