DEJABAR.ID, SUBANG – Guna mengatasi masalah kekeringan yang di kabupaten Subang, Dirjen Ketahana Pangan bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Kodim Subang akan mencoba untuk menanam padi Gogo dilahan seluar 10.000 dibeberapa kecamatan di Subang.
“Padi gogo bisa menjadi alternatif bagi petani yang ingin menanam padi pada musim tanam dimusim kemarau,” ujar Kepala Dinas Pertanian Djaja Rohadmaja, Sabtu Sore (20/7/2019) usai Sosialisasi Padi Gogo di Aula Kecamatan Pusakanagara.
Ia menjelaskan, padi gogo bisa ditanam pada musim kering, karena tidak memerlukan air yang melimpah, namun padi gogo tetap membutuhkan air.
“Dengan catatan, padi gogo ditanam dengan kondisi tanah basah walaupun tak berair,” jelasnya.
Menurut Djaja menanam padi gogo akan menguntungkan bagi petani karena masih bisa panen pada musim tanam di musim kemarau, sekaligus bisa menjamin ketersediaan pangan.
“Varietas padi gogo, sangat sesuai ditanam pada lahan tadah hujan saat musim kemarau. Apalagi, padi gogo juga tahan terhadap penyakit tanaman dan hama wereng,” katanya.
Meskipun nantinya hasilnya tidak sebanyak musim hujan, namun tetap memberikan keuntungan bagi petani dan dapat memberikan pendapatan pada musim kemarau.
“Kita berharap mudah-mudahan uji coba tanam padi Gogo ini bisa berhasil, sehingga kedepannya bisa diterapkan di seluruh daerah yang selama musim kemarau tak bisa tanam,” katanya.
Kepada para petani, Kadis Pertanian Subang juga mengingatkan agar selama musim kemarau petani harus disiplin dalam mengambil air. Selain itu, kata dia, petani juga harus hemat dalam penggunaan air agar ada pemerataan dalam pembagian air.
“Petani harus disiplin dalam mengambil air dan penting untuk mengambil pada pintu-pintu yang sudah ditentukan,” katanya.(Ahy)
Leave a Reply