DEJABAR.ID, SUBANG – Gerakan Anti Narkoba (GAN) Indonesia terus gencar melakukan sosialisasi pencegahan bahaya narkoba hingga kepelosok desa. Sasaran sosialisasi tidak hanya dilingkungan sekolah namun hingga ke lembaga Pemerintah mulai dari Pemerintahan desa hingga SKPD ditingkat Kabupaten Subang.
Pagi ini, Jumat (26/7/2019) GAN menggelar sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan Narkoba di desa Cimanggu Kec.Cisalak Kabupaten Subang yang di ikuti oleh warga desa, kalangan santri Ponpes se Desa Cimanggu, serta Puluhan Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
“Kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan bagi masyarakat, Pelajar, Mahasiswa, Santri dan lingkungan sekitar akan bahaya narkoba yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan,” ujar Wawan Waluya, Ketua GAN Indonesia.
Dalam pemaparannya, Wawan Waluya memberikan materi terkait pencehagan, pemberantasan, penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan psikotropika.
“Di sini kita memberikan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pasal-pasal dan hukuman bagi penyalahgunaan Narkotika dan memberikan video tentang bahaya penyalahgunaan narkoba beserta dampaknya,” katanya.
Wawan juga mengatakan saat ini banyaknya kasus penyalahgunaan narkoba harus disikapi serius.
“Kasus-kasus penyalahgunaan narkoba ini sudah sangat memperihatinkan, penggunanya tidak hanya anak-anak, pelajar, mahasiswa tapi hingga kalangan publik pigur mulai dari kalangan artis, pejabat, hingga masyarakat masuk lingkaran narkoba,” tandasnya.
Kita berharap, kegiatan sosialisasi pencegahan dan bahaya penyalahgunaan narkoba ini bisa menekan angka penyalahgunaan narkoba di lingkungan Desa Cimanggu Kec.Cisalak baik dikalangan warga, pelajar maupun santri dan pelajar.
“Masyarakat lebih mengetahui dampak kesehatan dan sanksi hukum yang menjerat para pengguna dan pengedar narkoba,” harapnya.
Dalam sosialisasi tersebut terpantau, para peserta yang hadir terlihat antusias menyimak paparan serta antusias mengajukan pertanyaan dalam saat sesi tanya jawab (Ahy)
Leave a Reply