Press ESC to close

Maruarar Sirait: Pengelolaan TWA Gunung Tangkuban Parahu Harus Kembali ke Pemda

  • August 13, 2019

dejabar.id, Subang – Kisruh pengelolaan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu yang sejak tahun 2009 tak memberikan kontribusi sepeserpun ke daerah membuat prihatin semua pihak tak terkecuali Anggota DPR dapil IX Jawa Barat (Kabupaten Subang, Sumedang dan Majalengka), Maruarar Sirait.

Maruarar Sirait yang sering disapa Bang Ara meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membuat surat kepada presiden agar pengelolaan TWA bisa dikelola oleh pemerintah daerah bukan swasta seperti saat ini yang tidak memberikan kontribusi sepeserpun ke daerah.

“Saya minta Gubernur Jabar Ridwan Kamil membuat  surat kepada Presiden supaya pengelolaan Tangkuban Parahu diserahkan kepada pemerintah daerah baik itu Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten sekitar Tangkuban Parahu yaitu Bandung Barat dan Subang,” ucap Bang Ara disela-sela reses di Subang, Senin malam (12/8/2019).

 Selaku wakil rakyat, Bang Ara mengaku siap memperjuangkan aspirasi masyarakat Subang yang menginginkan pengelolaan TWA Gunung Tangkuban Parahu oleh Pemerintah Daerah.

“Saya sangat  siap untuk memperjuangkan melalui parlemen untuk mengembalikan pengelolaan Tangkuban Parahu kepada masyarakat Sunda, karena Tangkuban Parahu milik Bangsa Sunda dan saya sendiri akan menyampaikan  pesan dan aspirasi Bangsa Sunda kepada Presiden Jokowi supaya pengelolaan Tangkuban Parahu dikembalikan sebagai ruang sosial Bangsa Sunda,” katanya.

Kesiapan Maruarar Sirait ini diapresiasi Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, yang di sampaikan oleh  Raja LAK Galuh Pakuan, Rahiyang Mandalajati Evi Silviadi.

“Bang Ara siap perjuangkan bangsa Sunda agar bisa mengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu, sebagai jati diri masyarakat Sunda khususnya warga Subang,” ujar Evi.

Menurut Evi, TWA Gunung Tangkuban Parahu merupakan ruang sosial sebagai identitas untuk mengekspresikan sebagai Bangsa Sunda.

“Namun sayang sampai hari ini kebebasan berekspresi ini dicaplok oleh Pemerintah Pusat dengan diberikannya pengelolaan yang tidak mencerminkan Bangsa Sunda,” katanya.

Maka pada kesempatan itu Evi meminta supaya pengelolaan Gunung Tangkuban Parahu diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar tercipta ruang sosial untuk Bangsa Sunda dan biarkan kami memiliki jati diri dan biarkan kami memiliki identitas.

Di sela-sela resesnya di Subang, Bang Ara selain bersilaturahmi dengan pengurus DPC PDIP Subang juga menggelar pentas seni budaya dan doa bersama serta pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang diselenggarakan di depan gerbang pintu masuk TWA Gunung Tangkuban Parahu, Senin malam (12/8/2019). Acara tersebut juga dihadiri hampir seribu orang dengan pengamanan ketat aparat kepolisian. (Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *