Press ESC to close

Mengenal Asal Julukan “Paris van Java” di Hari Jadi Kota Bandung

  • September 25, 2019

dejabar.id – Pada tahun 1896, Bandung belum menjadi suatu kota, melainkan berupa kampung yang penduduknya berkisar 29.382 orang, dengan 1.250 orang diantaranya berkebangsaan Eropa.

Seperti dihimpun dari phinemo.com, Kota Bandung kemudian mulai dijadikan sebagai kawasan pemukiman sejak pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya waktu itu Herman Willem Daendels.

Daendels mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 Sepetember 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana untuk kawasan ini. Di kemudian hari peristiwa ini diabadikan sebagai Hari Jadi Kota Bandung.

Kota Bandung secara resmi kemudian mendapat status gemeente (kota) dari Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz pada tanggal 1 April 1906 dengan luas wilayah waktu itu sekitar 900 hektare. Luas itu kemudian bertambah menjadi 8.000 hektare di tahun 1949, sampai terakhir bertambah menjadi luas wilayah saat ini.

Berdasar buku autobiografi milin Entin Supriatin, Deritapun Dapat Ditaklukan (2006), Bandung dikenal sebagai “Paris van Java” atau Paris-nya Pulau Jawa.

Kota Bandung tempo doeloe menjadi dikenal sebagai “Paris van Java” ketika mulai diadakan “Bursa Tahunan” (Jaarbeurs) di sebuah komplek di jalan Aceh. “Jaarbeurs” ini merupakan pasar malam dengan berbagai macam acara dan tontonan, seperti teater sandiwara dan musik yang diselenggarakan setiap tahun pada bulan Juni – Juli.

Sayangnya, pasar malam yang dulu sempat menjadi saksi terjadinya “Bandung Paris Van Java” ini hanya berlangsung sampai era kolonial berakhir.

Selain itu, julukan ini juga muncul karena pada waktu itu di Jalan Braga terdapat banyak toko yang menjual barang-barang produksi Paris, terutama toko pakaian.

Toko yang terkenal diantaranya adalah toko mode dan pakaian, Modemagazinj ‘au bon Marche’ yang menjual gaun wanita mode Paris.

Ada juga restoran yang makanan khas Paris Maison Bogerijen yang menjadi tempat santap para pejabat dan pengusaha Hindia Belanda atau Eropa. Dari situlah muncul julukan lain bagi Kota Bandung sebagai Parijs van Java. (red/elshinta/infobdg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *