Deajabar.id, Majalengka – Sejumlah petugas di pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polres Majalengka, menggunakan baju batik pada peringatan Hari Batik Nasional, yang jatuh pada 2 Oktober 2019 ini.
“Hari ini semua petugas di pelayanan SIM pakai baju batik, hal ini untuk ikut serta meramaikan peringatan Hari Batik Nasional,” ujar Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, melalui Kasat Lantas, AKP Endang Sujana.
Tak hanya di pelayanan SIM saja, tampak di Samsat Majalengka, juga para petugasnya pun ikut serta menggunakan baju batik. “Batik perlu dihargai sebagai warisan budaya dunia,” ungkap kasat lantas.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) wilayah Kabupaten Majalengka, Hj, Veronika Etty Sriwidayanti, bahwa pihaknya hari ini ikut serta berpartisipasi untuk memperingati Hari Batik Nasional.
Dengan cara seluruh pegawai ASN P3D Wilayah Kabupaten Majalengka beserta karyawan mitra kerja, semuanya mengenakan baju batik.
“Biasanya hari ini, semua pegawai menggunakan baju putih. Tetapi sekarang semua pegawai menggunakan baju batik. Hal ini, sekaligus dalam rangka menggali budaya nasional, khususnya budaya lokal dengan mengenakan baju batik,” ucapnya.
Selain itu, dia juga mengaku bangga dengan peringatan hari Bati Nasional ini, bahwa di Jawa Barat juga kanya dan potensi batiknya.
“Memang di Jawa Barat, terkenal batik Cirebon, padahal sebenarnya bati-batik lain pun sudah mulai berkembang dan mudah-mudahan di Majalengka pun mempunyai ciri khas batiknya,”tukasnya. (jja)
Leave a Reply