dejabar.id – Setelah beredar viral di media sosial sebuah video memperlihatkan seekor kucing dicekoki ciu alias minuman keras hingga kejang-kejang dan akhirnya mati. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan terkait video viral yang meresahkan masyarakat itu.
Seorang pemuda asal Tulungagung, Jawa Timur bernama Ahmad Azam yang merekam dan membagikan video itu ke medsos pun menjadi sorotan.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Tulungagung. Dia menuturkan, penyebab kematian kucing bukan akibat dicekoki ciu seperti yang viral di medsos.
“Berdasarkan laporan dari Polres Tulungagung video viral di medsos tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya,” kata Barung, Kamis malam (17/10/2019), dikutip dari Liputan6.com.
Barung mengatakan, peristiwa bermula ketika Azam bersama temannya, Ade Prio pergi ke rumah rekannya, Andra di Desa Dukuh. Saat tiba di rumahnya, mereka melihat Andra tengah bermain bersama kucing kesayanganya.
Namun, kucing tersebut tiba-tiba muntah-muntah. Lalu, salah seorang di antara mereka menyarankan agar dicarikan air kelapa muda dengan maksud untuk menetralkan racun yang mungkin ada di dalam tubuh kucing.
“Akan tetapi usai diminumi air kelapa muda kucing tidak kunjung sembuh, kemudian kucing kejang terus mati. Akhirnya kucing dikuburkan,” katanya.
Polisi menduga kucing keracunan setelah memakan bangkai tikus. Hal itu terlihat dari banyaknya bangkai tikus di sekitar lokasi yang diduga mati diracun. Peristiwa itu direkam dan diunggah Azam ke medsos pada Rabu malam (16/10/2019).
“Tetapi dalam upload tersebut oleh Azam diberi keterangan bahwa kucing dibuat percobaan dikasih ciu hingga berlanjut kejadian ini. Perlu diketahui bahwa apa yang ditulis Azam tidak sesuai yang terjadi dan dilakukan hanya untuk iseng,” kata Barung.
Penyidik Polsek Gondang, Tulungagung telah mengambil bangkai kucing dan tikus untuk keperluan penyelidikan. Polisi juga telah memeriksa empat orang saksi terkait kasus tersebut.
Sumber: Liputan6com.
Leave a Reply