Press ESC to close

Forkoci Bagikan Air Bersih di Wilayah Kekeringan Air di Mundu

  • October 21, 2019

Dejabar.id, Cirebon – Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Cirebon, membuat beberapa wilayah mengalami kekeringan. Bahkan, di beberapa tempat, maayarakat sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Keadaan ini membuat Forum Kerukunan Komunitas Cirebon (Forkoci) turun tangan membagikan air bersih kepada masyarakat.

Seperti yang ada di Blok Karang Dawa RT 4 RW 1 Desa Setupatok Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Para warga berduyun-duyun datang membawa berbagai macam ember untuk diisi dengan air bersih, yang dibawa oleh mobil tangki. Dengan antri, ember-ember yang mereka bawa pun terisi.

Menurut Ketua Korcam Mundu Forkoci, Saefudin Fauzi (33), pembagian air bersih kepada warga ini merupakan inisiatif dari komunitas Forkoci, terhadap masyarakat yang mengalami kekeringan dan sangat membutuhkan air bersih. Untuk di wilayah Kecamatan Mundu, terdapat dua desa yang dibagikan air bersih, yakni Desa Mundu Pesisir dan Desa Setupatok.

Pria yang akrab disapa Abah ini mengakui, dirinya sudah meninjau beberapa lokasi dan menemukan bahwa kedua darah tersebut yang paling mengalami kekeringan. Akhirnya, dengan dibantu oleh para donatur, sebanyak 4 mobil tangki air dikerahkan untuk membahagiakan air kepada amayarakat di sana.

“Dengan dibantu donatur, kita membagikan 4 mobil tangki air ke dua desa tersebut,” jelasnya saat ditemui dejabar.id usai pembagian, Senin (21/10/2019).

Untuk pembagian air besih di wilayah Desa Mundu Pesisir, lanjutnya, sudah dilakukan pada Sabtu (19/10/2019) kemarin, dengan mengerahkan dua mobil tangki air. Untuk wilayah Desa Karang Dawa, pembagian air bersih dilakukan pada Minggu (20/10/2019), dengan menggunakan satu mobil tangki.

“Dan sekarang yang terakhir di Desa Karang Dawa mendatangkan satu mobil tangki air lagi,” tuturnya.

Abah mengakui, masyarakat sangat antusias dengan adanya pembagian air bersih ini. Karena merasa merasa sangat terbantu, di tengah musim kemarau sekarang. Sehingga, mereka bisa memnafaatkannya untuk berbagai keperluan. Namun sayangnya, tidak ada pihak desa yang turut mendukung kegiatan positif tersebut.

Ke depan, lanjutnya, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut. Karena, kepedulian terhadap masyarakat merupakan salah satu visi dan misi Forkoci. Dan juga, bisa menjadi barometer awal bagi komunitas-komunitas lainnya uang ingin melakukan kegiatan serupa.

“Kami ingin membantu sesama, karena ini adalah bentuk kepedulian kita,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *