Dejabar.id, Tasikmalaya – Ribuan Aparat Desa Kabupaten Tasikmalaya, hari ini Senin (04/11/19), mendatangi Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya.
Mereka menuntut pihak kejaksaan dan penegak hukum lainnya untuk transparans dalam melakukan penegakan hukum terutama terhadap para kepala desa.
Selain itu, mereka juga menanyakan keadilan akan banyaknya kepala desa yang terintimidasi oleh para oknum, baik aparat, penegak hukum dan lainnya.
“Disini kami meminta keadilan, jangan hanya kepala desa saja yang diadili, mereka para oknum yang memeras juga harus diadili. Karena ada juga indikasi para penegak hukum sering melakukan pemerasan,” ungkap Harun, wakil ketua umum APDESI di halaman Kejari Kabupaten Tasikmalaya.
Ia juga meminta dalam penegakam hukum, jika ada kasus jangan langsung diterima mentah mentah, tapi harus ada verifikasi dulu.
“Ini ada laporan indikasi dari masyarakat langsung diterima dan ditangkap. Kan di sini ada APIP dari inspektorat, ada tim verifikasi data. Seharusnya jalur tersebut ditempuh, lalu apa pungsi inspektorat di sini,” tambabnya.
Selain itu, ia juga menyinggung adanya oknum kejaksaan yang bermain dan melakukan pemerasan kepada kepala desa. Sehingga ada kasus yang mengakibatkan meninggalnya salah satu kepala desa di tasikmalaya.
Sementara, Kepala Kejari Kabupaten Tasikmalaya, Sri Tatmala W, mengatakan, mengenai permintaan para aparat desa, jika ada oknum kejaksaan yang berbuat seperti itu, untuk ditunjukan buktinya.
“Jika ada buktinya ya silahkan, dan jika terbukti kita juga akan berikan klarifikasi dan yang bersangkutan akan kita laporkan ke bagian pengawas,” terangnya.
Adapun mengenai kasus kasus yang ditanganinya, pihaknya memang mendapat banyak laporan dari warga dan pada laporan tersebut ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan anggaran.
“Laporannya lengkap dan terindikasi. Ya kita proses perkaranya,” katanya. (ian)
Leave a Reply